Blood Moon 7 September: Gerhana Bulan Total Terpanjang Dekade Ini

Gerhana Bulan Total atau Blood Moon pada 7 September 2025 berlangsung selama 82 menit, menjadi yang terpanjang dalam dekade ini dan terlihat jelas dari Asia, Afrika, Eropa, hingga Australia.
Fenomena alam langka menghiasi langit dunia pada Minggu malam, 7 September 2025. Gerhana Bulan Total atau yang populer disebut Blood Moon berlangsung dengan durasi totalitas selama 82 menit, menjadikannya salah satu gerhana terpanjang dalam 10 tahun terakhir.
Warna merah khas muncul karena cahaya matahari yang melewati atmosfer bumi dibiaskan, lalu jatuh ke permukaan bulan. Kondisi ini membuat Bulan tampak bercahaya merah dramatis.
Menurut para astronom, gerhana kali ini istimewa karena posisi Bulan berada dekat apogee, titik terjauh dari Bumi, sehingga jalur masuknya ke bayangan bumi (umbra) lebih panjang. Hal itu menjadikan durasi gerhana lebih lama dari biasanya.
Fenomena ini dapat dinikmati dengan jelas di berbagai wilayah Asia, termasuk Indonesia, serta Afrika, Eropa, dan Australia. Banyak komunitas astronomi dan masyarakat umum menggelar kegiatan nonton bareng untuk menyaksikan peristiwa langka tersebut.
Gerhana Bulan Total 7 September 2025 bukan hanya menjadi tontonan indah, tetapi juga pengingat betapa menakjubkannya pergerakan alam semesta.
Tim Redaksi SATU BERITA
Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.
Rekomendasi
Baca Juga
Pertamina mengungkap Indonesia masih memiliki potensi cadangan minyak mencapai 11 miliar barel yang tersebar di berbagai wilayah dan belum sepenuhnya dieksplorasi.
Presiden Prabowo Subianto meminta generasi muda tidak hanya bercita-cita menjadi ASN. Ia menilai Indonesia membutuhkan lebih banyak pengusaha untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja.



