
Ranah media sosial ramai membahas soal video yang memperlihatkan pria berbadan tegap yang merupakan bodyguard Atta Halilintar. Dari video yang viral, bodyguard Atta Halilintar itu diduga melakukan ancaman ke para awak media ketika suami Aurel Hermansyah hendak keluar dari Polres Jakarta Selatan.
Ranah media sosial ramai membahas soal video yang memperlihatkan pria berbadan tegap yang merupakan bodyguard Atta Halilintar.
Dari video yang viral, bodyguard Atta Halilintar itu diduga melakukan ancaman ke para awak media ketika suami Aurel Hermansyah hendak keluar dari Polres Jakarta Selatan.
Dilihat dari video di akun Instagram jktnews, Atta bersama istrinya, Aurel awalnya turun dari tangga ditemani beberapa bodyguard.
Mendadak pria yang disebut sebagai bodyguardnya itu menunjuk tangan dan melontarkan pengancaman pada awak media.
"Awas kalau wajah saya masuk TV akan saya culik kalian satu-satu," teriak pria tersebut.
Warganet yang melihat unggahan tersebut geram karena ancaman tersebut dan meminta pihak Dewan Pers melakukan tindakan tegas.
"Jangan sombong bang kalau masih injak tanah," komentar warganet.
"Sudah bentuk ancaman itu, proses lah biar nggak ada lagi orang kayak begitu," sambung lainnya.
"Dih yang disorot artis kali, kalau nggak mau mukanya masuk TV ya nggak usah dekat sama artisnya," sindir warganet lain.
Viralnya video tersebut membuat pria yang disebut sebagai bodyguard Atta Halilintar itu buru-buru minta maaf.
Unggahan video minta maaf itu diunggah melalui akun Instagram milik Atta Halilintar.
"Untuk rekan-rekan media, saya merasa salah, saya minta maaf, sekali lagi saya minta maaf, mungkin saya berkata-kata reflek ya. Untuk rekan-rekan media saya mengaku salah dan minta maaf. Terima kasih," kata sang pria.
Sayangnya, unggahan tersebut tak menyediakan kolom komentar diduga menghindari tanggapan sinis dari warganet.
Tim Redaksi SATU BERITA
Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.
Rekomendasi
Baca Juga
Pertamina mengungkap Indonesia masih memiliki potensi cadangan minyak mencapai 11 miliar barel yang tersebar di berbagai wilayah dan belum sepenuhnya dieksplorasi.
Presiden Prabowo Subianto meminta generasi muda tidak hanya bercita-cita menjadi ASN. Ia menilai Indonesia membutuhkan lebih banyak pengusaha untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja.



