Butuh Petugas Medis, RS di Aceh Tamiang Lumpuh Imbas Banjir

RS yang ada di Aceh Tamiang masih lumpuh
Rumah sakit daerah di Aceh Tamiang masih lumpuh imbas banjir sehingga pemerintah setempat terpaksa membawa korban luka ke Langsa maupun ke Medan, Sumatra Utara.
Bupati Aceh Tamiang Armia Fahmi mengatakan selain transportasi untuk distribusi logistik, pihaknya meminta agar didatangkan petugas medis untuk menangani korban luka ataupun ancaman penyakit di lokasi pengungsi.
Sementara untuk RS yang ada di Aceh Tamiang masih lumpuh dan perawat hingga dokternya juga terimbas banjir.
"Rumah sakit belum menerima, karena petugas rumah sakit juga pegawainya juga banyak yang terdampak. Makanya ini kita minta untuk buka posko kesehatan di tiap-tiap titik pengungsian," katanya.
Sejauh ini pihaknya hanya membawa korban luka imbas banjir dan longsor ke RS di Langsa dan ke arah Sumatera Utara.
Tim Redaksi SATU BERITA
Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.
Rekomendasi
Baca Juga
Ketua Paguyuban Mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Kudus, Wahyu Widodo, menegaskan pemanggilan 78 mitra oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kudus bukan merupakan pemeriksaan atas dugaan pelanggaran, melainkan proses sinkronisasi dan validasi data terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, melalui tim kuasa hukumnya resmi melaporkan empat hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat ke Komisi Yudisial (KY). Laporan tersebut kini tengah dipelajari untuk menentukan tindak lanjut sesuai mekanisme yang berlaku.



