
Konglomerat dunia Elon Musk mengumumkan bahwa dirinya akan meluncurkan partai politik baru di Amerika Serikat (AS). Pernyataan tersebut sepertinya disambut negatif para pelaku pasar sehingga membuat saham Tesla merosot.
Pernyataan tersebut sekaligus meningkatkan perseteruan dengan Presiden AS Donald Trump yang dapat membahayakan kerajaan bisnis sang miliarder.
Saham Tesla ditutup anjlok 6,8% pada awal pekan ini dan membawa penurunannya menjadi sekitar 14% selama lima minggu terakhir. Hal itu disebabkan oleh sentimen perselisihan dengan Trump.
Kembalinya Musk ke dunia politik bertentangan dengan apa yang dijanjikannya kepada para pemegang saham Tesla pada akhir tahun lalu. Padahal, pada April lalu, Musk menekankan bahwa dirinya akan fokus pada Tesla untuk membantu menekan penurunan penjualan kendaraan listrik.
Kemerosotan penjualan Tesla sebagian disebabkan oleh ketidaksukaan konsumen pada Musk yang memperjuangkan tujuan-tujuan sayap kanan di seluruh dunia.
Tim Redaksi SATU BERITA
Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.
Rekomendasi
Baca Juga

Dana Operasional Mandek, Dapur SPPG Sebatik Timur Tutup Sementara, Distribusi MBG ke 31 Sekolah Terganggu
Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Sebatik Timur, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, terpaksa menghentikan operasional sementara akibat belum cairnya dana operasional. Dampaknya, distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada 31 sekolah dan sejumlah penerima manfaat lainnya ikut terhenti.
Polres Metro Jakarta Pusat mengungkap jaringan peredaran obat keras ilegal yang beroperasi di sejumlah wilayah Jakarta Pusat. Dalam operasi yang dilakukan sepanjang Mei 2026, polisi menangkap 14 orang tersangka dan menyita ribuan butir obat keras yang diduga diedarkan tanpa izin.


