Liputan

FOTO: Ribuan Warga Demo Tolak AS Ambil Alih Greenland

SBTim Redaksi SATU BERITA
18 Januari 20266 menit baca
Ilustrasi artikel: FOTO: Ribuan Warga Demo Tolak AS Ambil Alih Greenland

Ribuan Warga Demo Tolak AS Ambil Alih Greenland

Mayoritas atau sekitar 75 persen warga Amerika Serikat menentang rencana Presiden Donald Trump yang hendak menguasai Greenland.

Hal itu terungkap melalui hasil jajak pendapat terbaru CNN yang dilakukan SSRS dikutip pada Sabtu (17/1).

Survei itu mencatat hanya 25 persen warga AS yang mendukung rencana Trump untuk menguasai wilayah otonom Denmark tersebut.

Bahkan pendukung Trump juga terbagi dua dalam menyikapi isu tersebut. Sebanyak 50 persen pendukung Partai Republik dan independen yang cenderung mendukung Partai Republik menyatakan dukungannya, sedangkan 50 persen lainnya menentang.

Penolakan juga datang dari orang-orang yang mengaku dirinya sebagai netral atau independen secara pandangan partai politik. Survei mencatat sebanyak 8 dari 10 orang menentang rencana tersebut.

Potensi konflik di Greenland pulau yang merupakan wilayah otonom Denmark belakangan memanas.

Presiden Trump belakangan menggencarkan ambisinya mengambil alih pulau tersebut.

Trump bahkan tak segan mengancam negara-negara yang tak mendukung sikap politik luar negerinya ini dengan mengenakan tarif dagang baru.

Namun, ia tak merinci negara-negara mana saja yang diancam kenaikan tarif apabila melawan ambisinya mendapatkan Greenland.

"Saya mungkin akan mengenakan tarif pada negara-negara jika mereka tidak sepakat dengan [kami tentang] Greenland, karena kita membutuhkan Greenland, kita membutuhkan Greenland untuk keamanan nasional. Jadi, saya mungkin akan melakukan itu," kata Trump mengutip CNN.

Ia sudah sejak lama mengidam-idamkan Greenland yang memiliki kekayaan mineral dengan dalih Greenland penting bagi keamanan AS. Salah satu alasannya karena takut Rusia dan China duluan 'mencaplok' Greenland.

Hal yang sama dilakukannya saat menginvasi Venezuela dengan dalih memberantas kartel narkoba. Belakangan diketahui minyak jadi alasan utama Trump masuk ke Venezuela, termasuk menculik dan menangkap Presiden Nicolas Maduro.

Merespons tensi yang memanas, sejumlah negara Eropa anggota NATO ramai-ramai mengerahkan pasukan ke Greenland.

Pengerahan pasukan Eropa dalam jumlah terbatas ini dilakukan untuk membantu Denmark mempersiapkan latihan militer pada akhir tahun mendatang. Pengiriman pasukan ini juga dilakukan saat negara-negara Eropa waswas dengan ancaman invasi Trump.

Sementara itu, Denmark sudah menyatakan akan menghadirkan pasukan NATO yang 'lebih besar dan permanen' guna mengamankan pulau terbesar di dunia itu.

Bagikan Berita:
SB

Tim Redaksi SATU BERITA

Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.

Rekomendasi

Baca Juga

Dasco Optimistis Rupiah Menguat, Masyarakat Diimbau Kurangi Simpan Dolar

Dasco Optimistis Rupiah Menguat, Masyarakat Diimbau Kurangi Simpan Dolar

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengimbau masyarakat untuk tidak terlalu bergantung pada kepemilikan dolar AS. Dasco meyakini nilai tukar rupiah akan menunjukkan penguatan dalam waktu dekat seiring langkah-langkah yang tengah disiapkan pemerintah.

11 Jun 20261 menit
Baca artikel
SBY Minta Prabowo Jaga Daya Beli Masyarakat di Tengah Kenaikan Harga BBM

SBY Minta Prabowo Jaga Daya Beli Masyarakat di Tengah Kenaikan Harga BBM

Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta Presiden Prabowo Subianto memastikan masyarakat tetap terlindungi dari dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Menurutnya, pemerintah perlu menyiapkan langkah-langkah mitigasi agar beban ekonomi rakyat tidak semakin berat.

11 Jun 20261 menit
Baca artikel
Info Menarik
dynasty4dtoto slot gacor hari inikaisar4dtoto slot gacor terpercaya