India Protes Kapalnya Ditembaki Iran Saat Melintasi Selat Hormuz

SBTim Redaksi SATU BERITA
19 April 20263 menit baca
Ilustrasi artikel: India Protes Kapalnya Ditembaki Iran Saat Melintasi Selat Hormuz

India Protes Kapalnya Ditembaki Iran Saat Melintasi Selat Hormuz

Iran menembaki kapal berbendera India yang mencoba melintasi Selat Hormuz. India langsung melancarkan protes.

Dilansir AFP, Sabtu (18/4/2026), Kementerian Luar Negeri India mengatakan Sekretaris Vikram Misri memanggil duta besar Iran. Ia menyampaikan "keprihatinan mendalam India atas insiden penembakan yang melibatkan dua kapal berbendera India di Selat Hormuz".

New Delhi juga mendesak Iran untuk "segera melanjutkan proses memfasilitasi kapal-kapal tujuan India melintasi Selat". Seraya menambahkan duta besar "berjanji untuk menyampaikan pandangan ini kepada pihak berwenang Iran".

Situs pemantauan TankerTrackers.com mengatakan dalam sebuah unggahan di X bahwa "dua kapal India dipaksa kembali ke barat keluar dari Selat Hormuz oleh Angkatan Laut Sepah (IRGC) Iran". Salah satu kapal tersebut adalah "kapal tanker super VLCC berbendera India yang membawa 2 juta barel minyak Irak".

Sebagai informasi, India adalah pembeli gas minyak cair terbesar kedua di dunia. India mengimpor sekitar 60 persen kebutuhan LPG-nya.

India 'bergulat' dengan krisis gas sejak perang di Timur Tengah dimulai pada 28 Februari.

Bagikan Berita:
SB

Tim Redaksi SATU BERITA

Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.

Rekomendasi

Baca Juga

Pertamina Sebut Indonesia Masih Simpan Potensi 11 Miliar Barel Minyak

Pertamina Sebut Indonesia Masih Simpan Potensi 11 Miliar Barel Minyak

Pertamina mengungkap Indonesia masih memiliki potensi cadangan minyak mencapai 11 miliar barel yang tersebar di berbagai wilayah dan belum sepenuhnya dieksplorasi.

20 Mei 20261 menit
Baca artikel
Prabowo Ingatkan Anak Muda Jangan Semua Kejar ASN, Indonesia Butuh Lebih Banyak Pengusaha

Prabowo Ingatkan Anak Muda Jangan Semua Kejar ASN, Indonesia Butuh Lebih Banyak Pengusaha

Presiden Prabowo Subianto meminta generasi muda tidak hanya bercita-cita menjadi ASN. Ia menilai Indonesia membutuhkan lebih banyak pengusaha untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja.

20 Mei 20261 menit
Baca artikel
Info Menarik
taruma4dBanner promo OasisTogel dengan hadiah togel dan slot online