LiputanWorld News

Israel 'Mendidih' Yahya Sinwar Ditunjuk Jadi Pemimpin Baru Hamas

SBTim Redaksi SATU BERITA
7 Agustus 20243 menit baca
Ilustrasi artikel: Israel 'Mendidih' Yahya Sinwar Ditunjuk Jadi Pemimpin Baru Hamas

Israel angkat bicara terkait kelompok Hamas, yang memilih Yahya Sinwar sebagai pemimpin kelompok itu untuk menggantikan Ismail Haniyeh, yang tewas saat berada di Teheran.

Israel angkat bicara terkait kelompok Hamas, yang memilih Yahya Sinwar sebagai pemimpin kelompok itu untuk menggantikan Ismail Haniyeh, yang tewas saat berada di Teheran.

Menurut Menteri Luar Negeri Israel, terpilihnya Sinwar membuat Tel Aviv semakin yakin untuk meruntuhkan Hamas.

"Penunjukan teroris ulung Yahya Sinwar sebagai pemimpin baru Hamas, menggantikan Ismail Haniyeh, merupakan alasan kuat lainnya untuk segera melenyapkannya dan menghapus organisasi keji ini dari muka Bumi," kata Menlu Israel, Israel Katz, dalam sebuah pernyataan di X.

Selain itu, juru bixara pasukan IDF juga mengatakan bahwa Sinwar adalah teroris yang merencanakan penyerangan di Tel Aviv.

"Yahya Sinwar adalah seorang teroris, yang bertanggung jawab atas serangan teroris paling brutal dalam sejarah," ucap Laksamana Muda Daniel Hagari, dikutip dari BBC Internasional, Rabu, 7 Agustus 2024.

Diketahui, Yahya Sinwar tidak terlihat di depan umum sejak serangan pada bulan Oktober, dan diyakini bersembunyi 10 lantai di bawah tanah di Gaza, kata Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken pada bulan Juni.

Sebelum kematiannya, Ismail Haniyeh dipandang oleh para diplomat regional sebagai tokoh pragmatis dibandingkan dengan orang lain di Hamas, pendorong utama jangkauan politik kelompok tersebut.

Di sisi lain, Yahya Sinwar dipandang sebagai salah satu tokoh Hamas yang paling ekstrem.

Sinwar saat ini berada di puncak daftar orang yang paling dicari di Israel karena mendalangi perencanaan dan pelaksanaan serangan 7 Oktober 2023.


Bagikan Berita:
SB

Tim Redaksi SATU BERITA

Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.

Rekomendasi

Baca Juga

Pertamina Sebut Indonesia Masih Simpan Potensi 11 Miliar Barel Minyak

Pertamina Sebut Indonesia Masih Simpan Potensi 11 Miliar Barel Minyak

Pertamina mengungkap Indonesia masih memiliki potensi cadangan minyak mencapai 11 miliar barel yang tersebar di berbagai wilayah dan belum sepenuhnya dieksplorasi.

20 Mei 20261 menit
Baca artikel
Prabowo Ingatkan Anak Muda Jangan Semua Kejar ASN, Indonesia Butuh Lebih Banyak Pengusaha

Prabowo Ingatkan Anak Muda Jangan Semua Kejar ASN, Indonesia Butuh Lebih Banyak Pengusaha

Presiden Prabowo Subianto meminta generasi muda tidak hanya bercita-cita menjadi ASN. Ia menilai Indonesia membutuhkan lebih banyak pengusaha untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja.

20 Mei 20261 menit
Baca artikel
Info Menarik
kaisar4dtotodynasty4dtoto