Keponakan Tewas Paman Kritis, Duel Maut Gara-Gara Batas Lahan

Dua warga Dusun Fatulou, Desa Makir, Kecamatan Lamaknen, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) terlibat cekcok gara-gara batas lahan, Selasa 17 September 2024. Cekcok paman dan keponakan ini pun berujung duel menggunakan senjata tajam. Duel maut ini membuat Maksimus Lou terkapar dan meninggal dunia. Sementara pamannya, Stefanus Lelo (58) kritis.
Dua warga Dusun Fatulou, Desa Makir, Kecamatan Lamaknen, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) terlibat cekcok gara-gara batas lahan, Selasa 17 September 2024. Cekcok paman dan keponakan ini pun berujung duel menggunakan senjata tajam.
Duel maut ini membuat Maksimus Lou terkapar dan meninggal dunia. Sementara pamannya, Stefanus Lelo (58) kritis.
Kasi Humas Polres Belu, AKP I Ketut Karnawa menuturkan, kejadian berawal saat korban Maksimus Lou bersama pelaku Stefanus Lelo baru saja kembali dari sawah.
Keduanya kemudian terlibat adu mulut terkait batas lahan. Adu mulut itu pun berujung perkelahian menggunakan senjata tajam.
"Maksimus terkena sabetan parang dan meninggal dunia. Sedangkan pamannya, Stefanus sempat kritis dan dilarikan ke rumah sakit," ungkapnya.
Ia menambahkan, beberapa hari mendapat perawatan medis, Stefanus akhirnya meninggal dunia.
"Motifnya perebutan batas lahan," tutupnya.
Tim Redaksi SATU BERITA
Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.
Rekomendasi
Baca Juga
Pertamina mengungkap Indonesia masih memiliki potensi cadangan minyak mencapai 11 miliar barel yang tersebar di berbagai wilayah dan belum sepenuhnya dieksplorasi.
Presiden Prabowo Subianto meminta generasi muda tidak hanya bercita-cita menjadi ASN. Ia menilai Indonesia membutuhkan lebih banyak pengusaha untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja.



