LiputanHot News

Malaysia Minta Maaf Usai Salah Sebut Nama Presiden Indonesia

SBTim Redaksi SATU BERITA
30 Oktober 20252 menit baca
Ilustrasi artikel: Malaysia Minta Maaf Usai Salah Sebut Nama Presiden Indonesia

Pejabat Malaysia diduga salah menyebut nama Presiden Indonesia dalam sebuah acara resmi. Pemerintah Malaysia langsung menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.

Sebuah video dari acara diplomasi di Kuala Lumpur mendadak viral, setelah seorang pejabat Malaysia salah menyebut nama Presiden Indonesia saat memberikan sambutan. Dalam rekaman, nama yang disebut bukan “Presiden Prabowo Subianto”, melainkan nama pemimpin sebelumnya.

Kesalahan tersebut mendapat reaksi beragam dari publik Indonesia di media sosial:

  • Ada yang menganggap ini hal sepele
  • Ada pula yang menilai sebagai kelalaian diplomatik

Tak menunggu lama, Kementerian Luar Negeri Malaysia menerbitkan klarifikasi resmi:

"“Kesalahan penyebutan nama Presiden Indonesia terjadi tanpa unsur kesengajaan.
Malaysia menyampaikan permohonan maaf dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Presiden Prabowo Subianto dan masyarakat Indonesia.”"

Pemerintah Indonesia disebut menerima klarifikasi tersebut dengan baik, dan hubungan kedua negara tetap berjalan harmonis.

Bagikan Berita:
SB

Tim Redaksi SATU BERITA

Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.

Rekomendasi

Baca Juga

Dana Operasional Mandek, Dapur SPPG Sebatik Timur Tutup Sementara, Distribusi MBG ke 31 Sekolah Terganggu

Dana Operasional Mandek, Dapur SPPG Sebatik Timur Tutup Sementara, Distribusi MBG ke 31 Sekolah Terganggu

Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Sebatik Timur, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, terpaksa menghentikan operasional sementara akibat belum cairnya dana operasional. Dampaknya, distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada 31 sekolah dan sejumlah penerima manfaat lainnya ikut terhenti.

15 Jun 20261 menit
Baca artikel
Polisi Bongkar Peredaran Obat Keras Ilegal di Jakarta Pusat, 14 Orang Ditangkap

Polisi Bongkar Peredaran Obat Keras Ilegal di Jakarta Pusat, 14 Orang Ditangkap

Polres Metro Jakarta Pusat mengungkap jaringan peredaran obat keras ilegal yang beroperasi di sejumlah wilayah Jakarta Pusat. Dalam operasi yang dilakukan sepanjang Mei 2026, polisi menangkap 14 orang tersangka dan menyita ribuan butir obat keras yang diduga diedarkan tanpa izin.

15 Jun 20261 menit
Baca artikel
Info Menarik
oasistogel slot online gacortaruma4d slot maxwin