Lompat ke konten utama
satuberita.news — Berita Terpercaya Indonesia
SBSATUBERITA
  • Berita
  • Redaksi
  • Kontak
SBSATUBERITA

Portal berita Indonesia yang menyajikan liputan nasional, internasional, ekonomi, politik, olahraga, dan teknologi — cepat, jelas, dan terpercaya.

satuberita.news

Kategori

  • Anime
  • Economy
  • Film
  • Game
  • Healthy
  • Horror
  • Hot News
  • Keramat

Informasi

  • Redaksi
  • Kontak
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer

Hubungi Redaksi

Hubungi via halaman kontak
Indonesia — Redaksi Digital

© 2026 SATU BERITA. Hak cipta dilindungi.

Syarat LayananPrivasiCookies
  1. blog
  2. mengenal eldest daughter syndrome beban untuk si sulung perempuan
LiputanHealthyLifestyle

Mengenal Eldest Daughter Syndrome, Beban untuk si Sulung Perempuan

SBTim Redaksi SATU BERITA
2 Agustus 20246 menit baca
Share
Ilustrasi artikel: Mengenal Eldest Daughter Syndrome, Beban untuk si Sulung Perempuan

Dalam beberapa waktu ke belakang, media sosial X atau Twitter sempat ramai dengan obrolan tentang eldest daughter syndrome. Apa itu eldest daughter syndrome?

Dalam beberapa waktu ke belakang, media sosial X atau Twitter sempat ramai dengan obrolan tentang eldest daughter syndrome. Apa itu eldest daughter syndrome?

Topik ini ramai setelah diunggah salah satu pengguna X yang mempertanyakan cara 'memutus' rantai eldest daughter syndrome.

Menurutnya, menyetop rantai perasaan eldest daughter syndrome bukan perkara mudah.

Di satu sisi, sosok anak sulung perempuan bisa tumbuh sebagai sosok yang mandiri dan bertanggung jawab. Namun di sisi lain, mereka ogah meminta bantuan, selalu berpura-pura kuat, dan ingin selalu menyenangkan orang lain.

Apa itu eldest daughter syndrome?

Eldest daughter syndrome pada dasarnya merupakan istilah yang digunakan untuk merujuk pengalaman rumit menjadi anak sulung perempuan.

Pengalaman ini bermula dari dinamika urutan kelahiran dalam keluarga. Anak perempuan tertua sering kali diberikan tanggung jawab yang besar untuk mengasuh, mengurus rumah tangga, dan mengurus emosi. Anak perempuan tertua sering kali mengemban tugas-tugas tersebut sejak dini.

Namun demikian, sindrom ini tak diakui dalam Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorder. Sindrom ini hanya merupakan sebuah pola yang disadari banyak orang dalam kehidupan mereka.

Mengutip Verywell Mind, sekelompok peneliti di University of California, Los Angeles, Amerika Serikat pernah menemukan bukti kuat yang mendukung kecenderungan ini.

Dalam satu studi longitudinal, para peneliti menemukan bahwa anak sulung perempuan tumbuh lebih cepat dan lebih mungkin mengalami pubertas adrenal.

Seorang psikolog Kati Morton sempat viral di media sosial karena berbicara soal eldest daughter syndrome.

"Anak sulung perempuan kerap merasa sebagai orang tua ketiga dan sering kali bertanggung jawab atas pengasuhan emosional seluruh keluarga mereka," ujar Morton, mengutip Health. Dengan begitu, anak sulung perempuan lebih rentan terhadap sifat-sifat tertentu.

Dalam video TikTok-nya, Morton menyebutkan beberapa sifat yang cenderung dimiliki anak sulung perempuan:

- punya rasa tanggung jawab yang kuat,
- punya semangat tinggi dan selalu ingin berprestasi,
- sering merasa cemas,
- selalu berusaha menyenangkan orang lain,
- sulit menetapkan batasan,
- merasa kesal terhadap saudara kandung dan keluar,
- mengalami masa sulit dalam hubungan romantis saat dewasa,
- sering pura-pura kuat.

Secara stereotip gender, perempuan punya peran penting dalam pengasuhan. Dengan begitu, anak sulung perempuan mengemban beban yang lebih besar, yakni menjadi salah satu pengasuh utama dalam keluarga.

Terlebih lagi, biasanya anak pertama memiliki beban harapan tinggi dari keluarga, baik soal prestasi, perilaku, dan tanggung jawab yang diberikan orang tua.

Dengan kata lain, anak perempuan pertama sering kali terbebani dengan harapan yang tinggi dari anggota keluarga yang lain. Anak perempuan pertama seolah jadi 'standar emas' yang akan diikuti oleh saudara kandung lainnya.

Bagikan Berita:
SB

Tim Redaksi SATU BERITA

Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.

Rekomendasi

Baca Juga

Kebijakan Baru BGN: Kepala SPPG Wajib Standby di Dapur Saat Jam Masak
Healthy

Kebijakan Baru BGN: Kepala SPPG Wajib Standby di Dapur Saat Jam Masak

19 Sep 20261 menit
Baca artikel
Strategi Efektif Mengawasi Kualitas Makanan Bergizi Gratis di SPPG
Healthy

Strategi Efektif Mengawasi Kualitas Makanan Bergizi Gratis di SPPG

18 Sep 20261 menit
Baca artikel
Daftar 172 Dapur SPPG di Pati yang Akan Diperiksa Pekan Depan
Healthy

Daftar 172 Dapur SPPG di Pati yang Akan Diperiksa Pekan Depan

14 Sep 20261 menit
Baca artikel
Evaluasi Terbaru Standar Sanitasi SPPG Pasca Penutupan 1.999 Dapur
Healthy

Evaluasi Terbaru Standar Sanitasi SPPG Pasca Penutupan 1.999 Dapur

13 Sep 20261 menit
Baca artikel
Info Menarik
taruma4d slot maxwindynasty4dtoto slot gacor hari ini

Berita Terkini

  • 01
    Kebijakan Baru BGN: Kepala SPPG Wajib Standby di Dapur Saat Jam Masak

    Kebijakan Baru BGN: Kepala SPPG Wajib Standby di Dapur Saat Jam Masak

    19 Sep 2026
  • 02
    Strategi Efektif Mengawasi Kualitas Makanan Bergizi Gratis di SPPG

    Strategi Efektif Mengawasi Kualitas Makanan Bergizi Gratis di SPPG

    18 Sep 2026
  • 03
    Daftar 172 Dapur SPPG di Pati yang Akan Diperiksa Pekan Depan

    Daftar 172 Dapur SPPG di Pati yang Akan Diperiksa Pekan Depan

    14 Sep 2026
  • 04
    Evaluasi Terbaru Standar Sanitasi SPPG Pasca Penutupan 1.999 Dapur

    Evaluasi Terbaru Standar Sanitasi SPPG Pasca Penutupan 1.999 Dapur

    13 Sep 2026
  • 05
    Strategi Efektif Pengawasan Dapur SPPG untuk Mencegah Kasus Keracunan

    Strategi Efektif Pengawasan Dapur SPPG untuk Mencegah Kasus Keracunan

    11 Sep 2026
  • 06
    SPPG Wajib Punya Sertifikat Laik Higiene Sanitasi: Dampak & Solusi bagi Unit yang Belum Lengkap

    SPPG Wajib Punya Sertifikat Laik Higiene Sanitasi: Dampak & Solusi bagi Unit yang Belum Lengkap

    9 Sep 2026