Menkes Minta Keringanan Harga Tiket Pesawat Relawan ke Aceh

Menkes Minta Keringanan Harga Tiket Pesawat Relawan ke Aceh
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meminta kebijakan khusus untuk harga tiket bagi relawan kesehatan yang akan ke Provinsi Aceh. Ia berharap harga lebih murah karena mereka melaksanakan misi kemanusiaan.
Ia mengatakan tujuan para relawan adalah untuk membatu masyarakat terdampak bencana, jika harga tiket ke daerah bencana sangat tinggi tentu akan membebani para relawan.
"Harga tiket ke Aceh sangat mahal," kata Menkes dalam Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana DPR dengan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Pemerintah di Provisi Aceh di Banda Aceh, Sabtu (10/1).
"Mudah-mudahan kalau bisa dibantu, diatur, agar untuk relawan relawan ini tiketnya harga ini lah harga apa harga khusus. Apalagi kan mereka bawa bawa banyak perbekalan segala macam," ucap dia.
Ia mengungkapkan pihaknya memberangkatkan 700 sampai 800 tenaga kesehatan yang akan bertugas memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat terdampak bencana di Sumatera khususnya Aceh dalam dua minggu sekali.
Mahalnya harga tiket ke Aceh saat ini membuat pihaknya mencari cara lain, seperti harus terbang melalui Kuala Lumpur, Malaysia, terlebih dahulu karena harga tiket jauh lebih murah.
Harga tiket Jakarta-Kuala Lumpur dinyatakan lebih murah daripada penerbangan domestik dan langsung dari Jakarta ke Medan.
Sehingga, ia berharap ada harga khusus tiket pesawat untuk relawan Kemenkes yang akan melaksanakan misi kemanusiaan guna memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Aceh.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Menteri Perhubungan sehingga harga tiket untuk ke daerah bencana harganya terjangkau dan tidak memberatkan masyarakat.
Tim Redaksi SATU BERITA
Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.
Rekomendasi
Baca Juga
Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan setelah muncul evaluasi terkait operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Sejumlah pihak menilai terdapat potensi pemborosan anggaran yang nilainya disebut bisa mencapai Rp 1 triliun per bulan apabila tata kelola program tidak segera diperbaiki.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan konflik dengan Iran telah memasuki fase akhir dan mengumumkan pembatalan rencana serangan militer besar yang sebelumnya disiapkan. Keputusan tersebut disebut diambil setelah adanya perkembangan dalam jalur diplomasi antara kedua negara.



