Nikita Mirzani Menangis Saat Sidang Duplik, Minta Hakim Beri Keadilan

Nikita Mirzani menjalani sidang duplik kasus dugaan pemerasan dan TPPU pada 24 Oktober 2025. Dalam sidang, ia menangis saat membacakan pembelaannya dan berharap hakim memberikan keputusan yang adil.
Kasus hukum Nikita Mirzani kembali jadi sorotan pada Jumat, 24 Oktober 2025. Dalam sidang duplik di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, artis yang dikenal blak-blakan itu tampak berbeda. Ia menangis saat membacakan pembelaan dan mengaku lelah menghadapi proses hukum yang menurutnya penuh tekanan.
Nikita mengatakan bahwa tuduhan terhadapnya tidak berdasar dan meminta hakim untuk menilai dengan hati nurani. “Saya hanya ingin keadilan, bukan sensasi,” ucapnya di ruang sidang.
Momen tersebut cepat viral di media sosial, terutama karena publik terbiasa melihat sisi keras Nikita. Banyak netizen terkejut melihat dirinya menitikkan air mata. Meski begitu, tak sedikit pula yang menganggap tangisan itu sebagai bagian dari strategi hukum.
Kasus ini masih berlanjut, dan putusan akhir dijadwalkan keluar dalam beberapa minggu ke depan.
Tim Redaksi SATU BERITA
Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.
Rekomendasi
Baca Juga
Ketua Paguyuban Mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Kudus, Wahyu Widodo, menegaskan pemanggilan 78 mitra oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kudus bukan merupakan pemeriksaan atas dugaan pelanggaran, melainkan proses sinkronisasi dan validasi data terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, melalui tim kuasa hukumnya resmi melaporkan empat hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat ke Komisi Yudisial (KY). Laporan tersebut kini tengah dipelajari untuk menentukan tindak lanjut sesuai mekanisme yang berlaku.



