LiputanHot News

Pencarian Korban Longsor di Cisarua Dilanjutkan Minggu Pagi

SBTim Redaksi SATU BERITA
25 Januari 20264 menit baca
Ilustrasi artikel: Pencarian Korban Longsor di Cisarua Dilanjutkan Minggu Pagi

Pencarian Korban Longsor di Cisarua Dilanjutkan Minggu Pagi

Tim SAR gabungan akan melanjutkan proses pencarian korban longsor di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, pada Minggu (25/1) pagi. Pencarian sebelumnya dihentikan sementara pada Sabtu (24/1) pukul 17.00 WIB akibat kondisi cuaca dan medan yang belum memungkinkan.
Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian, mengatakan penghentian sementara dilakukan untuk evaluasi bersama seluruh unsur yang terlibat, mulai dari Pemerintah Daerah, Polri, hingga relawan.
"Pencarian kemarin kita hentikan sementara pukul 17.00 WIB, kemudian kita lakukan evaluasi. Kemudian besok pagi pukul 07.00 WIB akan dilaksanakan apel dan briefing untuk pembagian tim, karena dari hasil asesmen sudah ditentukan titik-titik fokus pencarian," kata Ade Dian, Sabtu (24/1) malam.
Pada hari pertama pencarian, tim SAR berhasil mengevakuasi sejumlah korban. Dari hasil evakuasi, ditemukan sembilan korban meninggal dunia.
"Hingga sore hari kemarin, tim DVI masih terus melakukan identifikasi terhadap korban yang ditemukan," ujarnya.
Berdasarkan data awal, ada 84 orang yang dilaporkan tertimbun longsor.
Terkait metode pencarian, Ade Dian menjelaskan bahwa penggunaan alat berat masih menyesuaikan kondisi lapangan. Material longsoran berupa tanah bercampur air membuat medan menjadi sangat lunak.
"Alat berat sudah disiapkan. Jika memungkinkan dan aman, akan langsung kita turunkan. Namun bila belum bisa, pencarian akan dilakukan secara manual,"
Hambatan utama selama proses pencarian adalah cuaca yang tidak menentu, dengan intensitas hujan sedang hingga lebat, serta kondisi material longsoran yang belum stabil sehingga membahayakan tim penyelamat.
Dari hasil asesmen, ketebalan timbunan longsor diperkirakan mencapai sekitar lima meter. Longsoran menutup area selebar kurang lebih 100 meter, dengan jarak dari mahkota longsoran hingga titik akhir mencapai sekitar tiga kilometer.
Berdasarkan laporan Kepala Desa Pasirlangu, sebanyak 30 rumah terdampak dari total 34 kepala keluarga. Jumlah pengungsi diperkirakan mencapai 300 hingga 400 orang.
Untuk mendukung kelancaran pencarian, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga berencana melakukan modifikasi cuaca di wilayah terdampak.
"Pak Gubernur menyampaikan mulai hari ini akan dilakukan modifikasi cuaca. Mudah-mudahan ini efektif sehingga proses pencarian bisa berjalan lebih lancar," tutup Ade Dian.



Bagikan Berita:
SB

Tim Redaksi SATU BERITA

Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.

Rekomendasi

Baca Juga

Duel Sengit! Argentina Ditahan Tanjung Verde 1-1, Laga Berlanjut ke Extra Time

Duel Sengit! Argentina Ditahan Tanjung Verde 1-1, Laga Berlanjut ke Extra Time

Argentina gagal mengamankan kemenangan dalam waktu normal setelah bermain imbang 1-1 melawan Tanjung Verde pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Pertandingan yang berlangsung ketat memaksa kedua tim melanjutkan duel hingga babak perpanjangan waktu.

4 Jul 20261 menit
Baca artikel
Dapur MBG Libur Sementara, Pekerja SPPG Bertahan Hidup dengan Kerja Sampingan

Dapur MBG Libur Sementara, Pekerja SPPG Bertahan Hidup dengan Kerja Sampingan

Penghentian sementara operasional dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama masa libur sekolah berdampak pada para pekerja Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Sejumlah pekerja yang bergantung pada upah harian kini mencari pekerjaan sampingan untuk memenuhi kebutuhan hidup.

4 Jul 20261 menit
Baca artikel
Info Menarik
oasistogel slot online gacortaruma4d slot maxwin