Lompat ke konten utama
satuberita.news — Berita Terpercaya Indonesia
SBSATUBERITA
  • Berita
  • Redaksi
  • Kontak
SBSATUBERITA

Portal berita Indonesia yang menyajikan liputan nasional, internasional, ekonomi, politik, olahraga, dan teknologi — cepat, jelas, dan terpercaya.

satuberita.news

Kategori

  • Anime
  • Economy
  • Film
  • Game
  • Healthy
  • Horror
  • Hot News
  • Keramat

Informasi

  • Redaksi
  • Kontak
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer

Hubungi Redaksi

[email protected]
Indonesia — Redaksi Digital

© 2026 SATU BERITA. Hak cipta dilindungi.

Syarat LayananPrivasiCookies
  1. blog
  2. pk ditolak apa saya harus pindah negara
LiputanviralHot News

PK Ditolak,, Apa Saya Harus Pindah Negara?

SBTim Redaksi SATU BERITA
16 Desember 20247 menit baca
Share
Ilustrasi artikel: PK Ditolak,, Apa Saya Harus Pindah Negara?

Tangis Keluarga usai MA Tolak PK Terpidana Kasus Vina: Sangat Kecewa, Apa Saya Harus Pindah Negara?

Mahkamah Agung (MA) menolak Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan tujuh terpidana kasus pembunuhan Vina dan Muhammad Rizky alias Eky di Cirebon, Jawa Barat.

Ketujuh terpidana tersebut, yakni Jaya, Supriyanto, Eka Sandi, Eko Ramadhani, Hadi Saputra, Sudirman, Rivaldi Aditya Wardana. Dengan begitu, ketujuh terpidana tetap dihukum penjara seumur hidup.

Perkara tersebut terbagi dalam dua berkas perkara masing-masing dengan nomor perkara 198/PK/PID/2024 dengan terpidana Eko Ramadhani dan Rivaldi Aditya.



Sedangkan berkas perkara dengan nomor 199/PK/PID/2024 terdaftar nama terpidana Eka Sandi, Hadi Saputra, Sudirman, Supriyanto dan Jaya.

Meski berbeda berkas perkara, sidang PK tersebut sama-sama diadili oleh Ketua Majelis Hakim, Burhan Dahlan.

"Amar putusan, Tolak PK para terpidana," demikian bunyi putusan tersebut dikutip dari laman resmi MA, Senin (16/12/2024).

Keluarga dan kuasa hukum tujuh terpidana yang menyaksikan siaran langsung putusan PK oleh MA di salah satu hotel di Jalan Wahidin, Kota Cirebon, mendadak penuh isak tangis dan ekspresi kecewa.

Saat putusan disampaikan lewat siaran pers yang dibacakan oleh Jurus Bicara MA, Yanto, tangis keluarga terpidana pecah.



Dilansir Tribun Jabar, Asep Kusnadi, ayah dari Rivaldi Aditya, tampak memegang kepala sambil berulang kali menggeleng.

Air mata menetes di pipinya. Perasaan kecewa juga dialami kakak Supriyanto, Aminah.

"Ya Allah, gimana adik saya di dalam sana," ujar Aminah sembari terisak histeris, Senin.


Kemarahan dan keputusasaan lantas meluap dari dalam diri Asep.

Dengan suara bergetar, dirinya mengatakan hukum tak bisa lagi dipercaya.

"Saya sudah tidak percaya lagi sama kalian. Kalian itu kejam, jahat! Tidak ada keadilan di negeri ini."



Saya sudah kecewa, sudah sangat kecewa. Apakah saya harus pindah negara?" ucap Asep dengan penuh emosional.

PK Saka Tatal Ditolak

Selain terhadap tujuh terpidana, MA juga menolak PK yang diajukan Saka Tatal yang merupakan mantan terpidana anak dalam kasus ini.

Saka Tatal berstatus sebagai terpidana anak lantaran saat kasus ini muncul pada tahun 2016, dirinya masih berusia di bawah umur.



Adapun PK yang diajukan Saka Tatal terdaftar dalam Nomor perkara 1688 PK/PID.SUS/2024 dengan Terpidana Anak yang diperiksa oleh Hakim Tunggal Prim Haryadi.

Pertimbangan MA Tolak PK Terpidana

Yanto mengungkapkan alasan MA menolak PK para terpidana kasus Vina Cirebon.

Ia menyebut, satu hal yang menjadi pertimbangan, yaitu novum atau bukti baru yang diajukan para terpidana dinyatakan tidak terpenuhi lantaran bukan termasuk bukti baru.

"Bukti baru (novum) yang diajukan para terpidana bukan merupakan bukti baru sebagaimana ditentukan dalam Pasal 263 ayat (2) huruh a KUHAP," ucap Yanto dalam jumpa pers di Gedung MA, Senin.

Selain novum, pertimbangan lainnya adalah tidak adanya kekhilafan judex facti dan judex juris dari Majelis hakim yang mengadili para terpidana.


Setelah adanya putusan ini, Yanto pun mengatakan vonis yang dijatuhkan terhadap 7 terpidana sebelumnya tetap berlaku.

"Ya dengan ditolaknya maka putusan sebelumnya tetap dinyatakan berlaku ya, jadi tetap putusan sebelumnya tetap berlaku," ujarnya



Bagikan Berita:
SB

Tim Redaksi SATU BERITA

Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.

Rekomendasi

Baca Juga

Pertamina Sebut Indonesia Masih Simpan Potensi 11 Miliar Barel Minyak
viralHot News

Pertamina Sebut Indonesia Masih Simpan Potensi 11 Miliar Barel Minyak

Pertamina mengungkap Indonesia masih memiliki potensi cadangan minyak mencapai 11 miliar barel yang tersebar di berbagai wilayah dan belum sepenuhnya dieksplorasi.

20 Mei 20261 menit
Baca artikel
Prabowo Ingatkan Anak Muda Jangan Semua Kejar ASN, Indonesia Butuh Lebih Banyak Pengusaha
Hot Newsviral

Prabowo Ingatkan Anak Muda Jangan Semua Kejar ASN, Indonesia Butuh Lebih Banyak Pengusaha

Presiden Prabowo Subianto meminta generasi muda tidak hanya bercita-cita menjadi ASN. Ia menilai Indonesia membutuhkan lebih banyak pengusaha untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja.

20 Mei 20261 menit
Baca artikel
Info Menarik
dynasty4dtotoBanner promo OasisTogel dengan hadiah togel dan slot online

Daftar Isi

  • PK Saka Tatal Ditolak
  • Pertimbangan MA Tolak PK Terpidana

Berita Terkini

  • 01
    Pertamina Sebut Indonesia Masih Simpan Potensi 11 Miliar Barel Minyak

    Pertamina Sebut Indonesia Masih Simpan Potensi 11 Miliar Barel Minyak

    20 Mei 2026
  • 02
    Prabowo Ingatkan Anak Muda Jangan Semua Kejar ASN, Indonesia Butuh Lebih Banyak Pengusaha

    Prabowo Ingatkan Anak Muda Jangan Semua Kejar ASN, Indonesia Butuh Lebih Banyak Pengusaha

    20 Mei 2026
  • 03
    Prabowo Sebut Program MBG Sangat Penting bagi Rakyat Kecil

    Prabowo Sebut Program MBG Sangat Penting bagi Rakyat Kecil

    19 Mei 2026
  • 04
    BGN Pastikan Relawan SPPG Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan

    BGN Pastikan Relawan SPPG Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan

    18 Mei 2026