Polisi Selidiki Viral Advokat Ditusuk Mata Elang di Tangerang

Polisi Selidiki Viral Advokat Ditusuk Mata Elang di Tangerang
Video dugaan penusukan yang disebut melibatkan penagih utang alias mata elang (matel) atau debt collector (DC) viral di media sosial. Peristiwa itu disebut terjadi di kawasan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten.
Merespons hal tersebut, Kapolres Tangerang Selatan AKBP Boy Jumalolo mengatakan pihaknya tengah memburu pelaku yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.
"Sedang kita cari pelakunya. Harus ditindak tegas," kata Boy saat dikonfirmasi, Selasa (24/2).
Ia menjelaskan, lokasi kejadian berada di gerbang Perumahan Cluster Livera, Kelurahan Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua.
"TKP terkait adanya dugaan tindak pidana penusukan terhadap korban dengan modus penarikan mobil (DC). TKP penusukan terjadi di gerbang Perumahan Cluster Livera, Kelurahan Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua," ujarnya.
Boy menegaskan, penyidik masih mendalami kasus tersebut, termasuk motif dan kronologi kejadian. Ia memastikan kepolisian tidak akan mentolerir segala bentuk kekerasan yang mengancam keselamatan warga.
"Masih didalami penyidik. Tidak ada ruang bagi tindak kekerasan yang mengancam keselamatan masyarakat, apalagi yang mengancam jiwa. Pelaku pasti ditindak tegas," tegasnya.
Sebelumnya dalam video yang beredar, seorang perempuan berteriak histeris saat sejumlah pria diduga hendak membawa mobil berwarna putih miliknya.
"Tolong, tolong ini debt collector," teriak perempuan tersebut dalam rekaman video.
Perempuan itu juga menyebut suaminya menjadi korban penusukan dalam insiden tersebut.
"Suami saya ditusuk, ya. Polisi tolongin," ujarnya.
Tim Redaksi SATU BERITA
Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.
Rekomendasi
Baca Juga
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sumarni merespons isu penghentian operasional sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) akibat dana program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang belum cair. Ia memastikan proses penyaluran anggaran sedang berlangsung dan menjadi perhatian pemerintah.
PT PLN (Persero) memastikan pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera Utara hanya bersifat sementara. Perusahaan menargetkan kondisi sistem kelistrikan kembali normal dan pemadaman bergilir berakhir pada Rabu mendatang.



