
Konflik di Timur Tengah disebut berdampak pada pasokan energi dan pupuk dunia. Presiden Prabowo mengungkap banyak negara kini meminta bantuan pupuk dari Indonesia.
Presiden Prabowo Subianto mengatakan banyak negara mulai meminta pasokan pupuk dari Indonesia akibat dampak konflik di Timur Tengah, khususnya terkait gangguan distribusi energi global. Menurutnya, situasi tersebut membuat sejumlah negara kesulitan mendapatkan bahan baku pupuk berbasis minyak dan gas.
Prabowo menjelaskan penutupan Selat Hormuz akibat perang di kawasan Timur Tengah sangat memengaruhi rantai pasok dunia. Jalur tersebut diketahui menjadi lintasan sekitar 20 persen distribusi bahan bakar minyak global sehingga berdampak langsung pada industri pupuk, terutama urea.
Baca Juga: Rupiah Anjlok ke Rp17.512 per Dolar AS, Cetak Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah
Presiden juga menyebut beberapa negara seperti Australia, Filipina, India, Bangladesh, hingga Brasil telah meminta bantuan pasokan pupuk dari Indonesia. Ia bahkan menginstruksikan agar Indonesia membantu negara-negara tersebut sesuai kemampuan yang dimiliki saat ini.
Baca Juga: Album “Arirang” BTS Tembus 4 Juta Penjualan, ARMY Heboh di Media Sosial
Selain pupuk, Prabowo mengklaim banyak negara mulai melirik beras Indonesia di tengah kekhawatiran krisis pangan global. Pemerintah menilai kondisi ini menjadi bukti meningkatnya ketahanan pangan nasional setelah produksi pertanian dalam negeri mengalami peningkatan.
source: Prabowo: Imbas konflik Iran, banyak negara minta bantuan pupuk dari RI
Tim Redaksi SATU BERITA
Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.
Rekomendasi
Baca Juga
Pertamina mengungkap Indonesia masih memiliki potensi cadangan minyak mencapai 11 miliar barel yang tersebar di berbagai wilayah dan belum sepenuhnya dieksplorasi.
Presiden Prabowo Subianto meminta generasi muda tidak hanya bercita-cita menjadi ASN. Ia menilai Indonesia membutuhkan lebih banyak pengusaha untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja.



