LiputanHot News

Putin Telepon Presiden Iran, Bahas Stop Perang & Ucapkan Duka Cita

SBTim Redaksi SATU BERITA
7 Maret 20265 menit baca
Ilustrasi artikel: Putin Telepon Presiden Iran, Bahas Stop Perang & Ucapkan Duka Cita

Putin Telepon Presiden Iran, Bahas Stop Perang & Ucapkan Duka Cita

Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan belasungkawa kepada Presiden Iran atas banyaknya korban sipil yang tewas akibat agresi bersenjata Israel-Amerika Serikat (AS) terhadap Iran. Ia juga menyerukan penghentian segera aksi militer tersebut.

Dalam percakapan telepon pada Jumat (6/3) malam dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian, Putin menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas terbunuhnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, anggota keluarga Khamenei, pemimpin politik dan militer Iran, serta "banyak warga sipil".

"Vladimir Putin menegaskan kembali posisi prinsipil Rusia untuk menghentikan segera aksi militer, menolak penggunaan kekuatan sebagai metode untuk menyelesaikan masalah apa pun yang berkaitan dengan Iran atau yang timbul di Timur Tengah, serta kembali segera ke jalur penyelesaian diplomatik," kata Kremlin, dikutip dari Reuters.

Selain itu, Putin mengatakan ia berkomunikasi terus dengan para pemimpin negara-negara anggota Dewan Kerjasama Teluk.

"Masoud Pezeshkian mengucapkan terima kasih atas solidaritas Rusia dengan rakyat Iran saat mereka mempertahankan kedaulatan dan kemerdekaan negara mereka. Ia juga memberikan pembaruan rinci tentang perkembangan selama fase aktif terbaru konflik," kata Kremlin.

Konflik antara Iran, Israel, dan AS terus memanas setelah rangkaian serangan dan balasan terjadi di berbagai wilayah Timur Tengah.

Ketegangan meningkat sejak AS dan Israel melancarkan serangan udara ke Iran pada 28 Februari lalu, yang kemudian dibalas oleh Teheran dengan rentetan serangan rudal, drone, dan operasi militer di sejumlah negara Teluk.

Perkembangan terbaru menunjukkan eskalasi yang meluas, mulai dari serangan ke aset militer AS di kawasan Teluk, rudal yang menghantam wilayah Israel, hingga klaim kerusakan pada kapal dan fasilitas energi di beberapa negara.

Iran juga melontarkan ancaman terhadap fasilitas nuklir Israel di Dimona. Hal ini menandai meningkatnya risiko konflik regional yang lebih besar.

Di sisi lain, AS menyatakan telah menenggelamkan puluhan kapal Iran selama perang berlangsung. Serangkaian peristiwa ini terjadi bersamaan dengan laporan korban luka di pihak Israel serta klaim serangan terhadap aset militer dan kapal perang di laut.






Bagikan Berita:
SB

Tim Redaksi SATU BERITA

Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.

Rekomendasi

Baca Juga

Pertamina Sebut Indonesia Masih Simpan Potensi 11 Miliar Barel Minyak

Pertamina Sebut Indonesia Masih Simpan Potensi 11 Miliar Barel Minyak

Pertamina mengungkap Indonesia masih memiliki potensi cadangan minyak mencapai 11 miliar barel yang tersebar di berbagai wilayah dan belum sepenuhnya dieksplorasi.

20 Mei 20261 menit
Baca artikel
Prabowo Ingatkan Anak Muda Jangan Semua Kejar ASN, Indonesia Butuh Lebih Banyak Pengusaha

Prabowo Ingatkan Anak Muda Jangan Semua Kejar ASN, Indonesia Butuh Lebih Banyak Pengusaha

Presiden Prabowo Subianto meminta generasi muda tidak hanya bercita-cita menjadi ASN. Ia menilai Indonesia membutuhkan lebih banyak pengusaha untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja.

20 Mei 20261 menit
Baca artikel
Info Menarik
Banner promo OasisTogel dengan hadiah togel dan slot onlinekaisar4dtoto