
Nilai tukar rupiah ditutup menguat tipis pada perdagangan akhir pekan setelah sebelumnya sempat menyentuh level di atas Rp 18.100 per dollar Amerika Serikat (AS). Penguatan terbatas tersebut terjadi di tengah tingginya tekanan terhadap mata uang negara berkembang akibat ketidakpastian ekonomi global dan pergerakan indeks dollar AS.
Rupiah berhasil mencatatkan penguatan tipis pada penutupan perdagangan Jumat (6/6/2026) setelah sebelumnya mengalami tekanan cukup besar hingga menembus level psikologis Rp 18.100 per dollar AS.
Pergerakan rupiah sepanjang hari berlangsung fluktuatif. Pada sesi perdagangan, mata uang Garuda sempat melemah ke level di atas Rp 18.100 per dollar AS sebelum akhirnya memangkas pelemahan dan ditutup menguat tipis menjelang akhir perdagangan.
Baca Juga: Dokter Asal Vietnam Dipulangkan, Praktik di Klinik Kecantikan Pakai Izin Tinggal Kunjungan
Pelaku pasar masih mencermati berbagai sentimen global yang memengaruhi pergerakan mata uang, termasuk arah kebijakan suku bunga Amerika Serikat, kondisi geopolitik internasional, serta dinamika pasar keuangan global. LINK ALTERNATIF DYNASTY4DTOTO Faktor-faktor tersebut membuat tekanan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, masih cukup tinggi.
Di sisi lain, langkah stabilisasi yang dilakukan Bank Indonesia serta masuknya aliran dana ke pasar domestik turut membantu menahan tekanan yang lebih dalam terhadap nilai tukar rupiah. Meski demikian, volatilitas pasar diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa waktu ke depan.
Baca Juga: Bocah 6 Tahun Hanyut di Sungai Cianten Bogor Ditemukan Tewas
Analis menilai pergerakan rupiah ke depan akan sangat dipengaruhi perkembangan ekonomi global dan respons pasar terhadap berbagai kebijakan moneter negara-negara utama. SLOT GACOR Investor juga masih menunggu sejumlah data ekonomi penting yang dapat memengaruhi arah pergerakan dollar AS.
Meski penguatan yang terjadi relatif terbatas, penutupan perdagangan di zona hijau memberikan sinyal bahwa rupiah masih memiliki ruang untuk bergerak lebih stabil apabila sentimen eksternal mulai mereda dan kondisi pasar keuangan global membaik.
source: Rupiah di Akhir Pekan Menguat Tipis Usai Sentuh di Atas 18.100 per Dollar AS
Tim Redaksi SATU BERITA
Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.
Rekomendasi
Baca Juga
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sumarni merespons isu penghentian operasional sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) akibat dana program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang belum cair. Ia memastikan proses penyaluran anggaran sedang berlangsung dan menjadi perhatian pemerintah.
PT PLN (Persero) memastikan pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera Utara hanya bersifat sementara. Perusahaan menargetkan kondisi sistem kelistrikan kembali normal dan pemadaman bergilir berakhir pada Rabu mendatang.



