LiputanHot News

Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina usai Tolak Usulan Damai

SBTim Redaksi SATU BERITA
9 Januari 20264 menit baca
Ilustrasi artikel: Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina usai Tolak Usulan Damai

Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina usai Tolak Usulan Damai

Rusia menggempur Ibu Kota Ukraina, Kyiv, dan sekitarnya usai menolak proposal perjanjian damai yang akan mengakhiri invasi selama hampir empat tahun terakhir.

Wali Kota Kyiv Vitali Klitschko mengatakan serangan pada Jumat (9/1) dini hari tersebut menyebabkan korban tewas dan terluka.

"[Sebanyak] 3 orang tewas dan 13 lainnya mengalami luka-luka," kata Klitschko pada Jumat, dikutip AFP.

Dia juga mengatakan petugas medis tewas saat menanggapi serangan drone di bangunan tempat tinggal yang terkena serangan kedua kali. Namun, belum jelas apakah petugas medis itu termasuk dalam jumlah korban tewas.

Selain itu, Klitschko mengatakan gempuran Rusia memicu kebakaran dan kerusakan apartemen.

Wilayah lain, Lviv, juga jadi target serangan Rusia. Militer Ukraina menyatakan rudal balistik menghantam "fasilitas infrastruktur" sebelum tengah malam.

Menanggapi serangan tersebut, pihak berwenang di Kyiv dan Lviv mendesak warga untuk tetap berada di dalam tempat perlindungan sampai sirene serangan udara berhenti berbunyi.

Angkatan Udara juga memperingatkan bahwa "seluruh Ukraina berada di bawah ancaman rudal" usai mengonfirmasi pesawat-pesawat pembom Rusia sedang mengudara.

Wilayah lain, Lviv, juga jadi target serangan Rusia. Militer Ukraina menyatakan rudal balistik menghantam "fasilitas infrastruktur" sebelum tengah malam.

Menanggapi serangan tersebut, pihak berwenang di Kyiv dan Lviv mendesak warga untuk tetap berada di dalam tempat perlindungan sampai sirene serangan udara berhenti berbunyi.

Angkatan Udara juga memperingatkan bahwa "seluruh Ukraina berada di bawah ancaman rudal" usai mengonfirmasi pesawat-pesawat pembom Rusia sedang mengudara.


Bagikan Berita:
SB

Tim Redaksi SATU BERITA

Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.

Rekomendasi

Baca Juga

Ketua Paguyuban SPPG Kudus Buka Suara soal Pemeriksaan 78 Mitra: Hanya Sinkronisasi Data

Ketua Paguyuban SPPG Kudus Buka Suara soal Pemeriksaan 78 Mitra: Hanya Sinkronisasi Data

Ketua Paguyuban Mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Kudus, Wahyu Widodo, menegaskan pemanggilan 78 mitra oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kudus bukan merupakan pemeriksaan atas dugaan pelanggaran, melainkan proses sinkronisasi dan validasi data terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

6 Jul 20261 menit
Baca artikel
Nadiem Laporkan Empat Hakim PN Tipikor Jakpus ke KY, Dugaan Pelanggaran Etik Mulai Dikaji

Nadiem Laporkan Empat Hakim PN Tipikor Jakpus ke KY, Dugaan Pelanggaran Etik Mulai Dikaji

Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, melalui tim kuasa hukumnya resmi melaporkan empat hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat ke Komisi Yudisial (KY). Laporan tersebut kini tengah dipelajari untuk menentukan tindak lanjut sesuai mekanisme yang berlaku.

6 Jul 20261 menit
Baca artikel
Info Menarik
kaisar4dtoto slot gacor terpercayataruma4d slot maxwin