Lompat ke konten utama
satuberita.news — Berita Terpercaya Indonesia
SBSATUBERITA
  • Berita
  • Redaksi
  • Kontak
SBSATUBERITA

Portal berita Indonesia yang menyajikan liputan nasional, internasional, ekonomi, politik, olahraga, dan teknologi — cepat, jelas, dan terpercaya.

satuberita.news

Kategori

  • Anime
  • Economy
  • Film
  • Game
  • Healthy
  • Horror
  • Hot News
  • Keramat

Informasi

  • Redaksi
  • Kontak
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer

Hubungi Redaksi

[email protected]
Indonesia — Redaksi Digital

© 2026 SATU BERITA. Hak cipta dilindungi.

Syarat LayananPrivasiCookies
  1. blog
  2. serda ucok turun gunung akibat preman kembali marak di yogyakarta
LiputanHot NewsKriminalHealthy

Serda Ucok Turun Gunung! Akibat Preman Kembali Marak di Yogyakarta,

SBTim Redaksi SATU BERITA
29 Oktober 20244 menit baca
Share
Ilustrasi artikel: Serda Ucok Turun Gunung! Akibat Preman Kembali Marak di Yogyakarta,

Mantan anggota Kopassus Grup II Kandang Menjangan Kartasura, Serda Ucok Tigor Simbolon, kembali muncul. Nama Serda Ucok melambung karena kasus pembunuhan 4 narapidana lapas Kelas II B Cebongan, Sleman, Yogyakarta pada 2013 silam.

Mantan anggota Kopassus Grup II Kandang Menjangan Kartasura, Serda Ucok Tigor Simbolon, kembali muncul. Nama Serda Ucok melambung karena kasus pembunuhan 4 narapidana lapas Kelas II B Cebongan, Sleman, Yogyakarta pada 2013 silam.

Keempatnya adalah Yohanes Juan Manbait, Gamaliel Yermiyanto Rohi Riwu, Adrianus Candra Galaja, dan Hendrik Benyamin Sahetapy Engel. Keempat preman tersebur bertanggung jawab atas kematian Serka Heru Santoso di Hugo's Cafe.

Dilansir dari @yogyaofficial, Serda Ucok menanggapi kasus yang terjadi beberapa waktu lalu. Diduga salah satunya kasus penusukan dua orang santri Krapyak, Bantul, di Jalan Prawirotaman, Mergangsan.

"Demikian, jadi buat teman-teman saya semuanya, tahan diri, semua ikut dengan instruksi. Baik di organisasinya ada pimpinan, ikut dengan arahan apa yang diadakan oleh pimpinannya,”ujar Serda Ucok dalam video tersebut.

“Kita, teman-teman di aparat, akan melakukan apa yang terbaik. Demikian, salam satu komando. Selamat malam,"tegasnya.

Sebelumnya, Kasie Humas Polresta Jogja AKP Sujarwo mengatakan, peristiwa bermula saat rombongan remaja berjumlah sekitar 25 orang sedang nongkrong di kawasan itu.

Saat nongkrong, mereka juga mengonsumsi minuman keras di sebuah kafe di sisi timur Jalan Parangtritis, Brontokusuman, Kota Jogja.

Kemudian salah satu dari rombongan itu melempar gelas ke jalan. Tak hanya itu, ada beberapa orang dari rombongan tersebut yang menyeberang ke arah barat, tepatnya ke tempat orang yang sedang berjualan sate.

"Lalu terjadilah penusukan dengan senjata tajam terhadap salah satu pembeli sate," ujar Sujarwo kepada awak media (24/10/2024).

Setelah menusuk salah seorang pembeli sate, rombongan langsung meninggalkan lokasi dan menuju arah Pojok Beteng Timur.

Dia mengungkapkan, ada dua korban dalam peristiwa ini. Korban penusukan berinisial SF, 19, warga Rembang, Jawa Tengah. Korban SF mengalami luka robek di perut bagian kiri dan mendapat tiga jahitan.

Sementara satu korban lainnya berinisial MA, 23, warga Pati, Jawa Tengah. Korban MA menderita luka pada bagian kepala, tangan, dan kaki akibat pukulan benda keras. Kedua korban diketahui adalah santri aktif Pondok Pesantren Al-Fatimiyah Krapyak, Yogyakarta

Bagikan Berita:
SB

Tim Redaksi SATU BERITA

Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.

Rekomendasi

Baca Juga

Ketua Paguyuban SPPG Kudus Buka Suara soal Pemeriksaan 78 Mitra: Hanya Sinkronisasi Data
Hot News

Ketua Paguyuban SPPG Kudus Buka Suara soal Pemeriksaan 78 Mitra: Hanya Sinkronisasi Data

Ketua Paguyuban Mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Kudus, Wahyu Widodo, menegaskan pemanggilan 78 mitra oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kudus bukan merupakan pemeriksaan atas dugaan pelanggaran, melainkan proses sinkronisasi dan validasi data terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

6 Jul 20261 menit
Baca artikel
Nadiem Laporkan Empat Hakim PN Tipikor Jakpus ke KY, Dugaan Pelanggaran Etik Mulai Dikaji
viral

Nadiem Laporkan Empat Hakim PN Tipikor Jakpus ke KY, Dugaan Pelanggaran Etik Mulai Dikaji

Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, melalui tim kuasa hukumnya resmi melaporkan empat hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat ke Komisi Yudisial (KY). Laporan tersebut kini tengah dipelajari untuk menentukan tindak lanjut sesuai mekanisme yang berlaku.

6 Jul 20261 menit
Baca artikel
Info Menarik
taruma4d slot maxwindynasty4dtoto slot gacor hari ini

Berita Terkini

  • 01
    Ketua Paguyuban SPPG Kudus Buka Suara soal Pemeriksaan 78 Mitra: Hanya Sinkronisasi Data

    Ketua Paguyuban SPPG Kudus Buka Suara soal Pemeriksaan 78 Mitra: Hanya Sinkronisasi Data

    6 Jul 2026
  • 02
    Nadiem Laporkan Empat Hakim PN Tipikor Jakpus ke KY, Dugaan Pelanggaran Etik Mulai Dikaji

    Nadiem Laporkan Empat Hakim PN Tipikor Jakpus ke KY, Dugaan Pelanggaran Etik Mulai Dikaji

    6 Jul 2026
  • 03
    Big Match 16 Besar! Argentina Ditantang Mesir, Duel Messi Muda vs Salah Jadi Sorotan

    Big Match 16 Besar! Argentina Ditantang Mesir, Duel Messi Muda vs Salah Jadi Sorotan

    6 Jul 2026
  • 04
    Duel Sengit! Argentina Ditahan Tanjung Verde 1-1, Laga Berlanjut ke Extra Time

    Duel Sengit! Argentina Ditahan Tanjung Verde 1-1, Laga Berlanjut ke Extra Time

    4 Jul 2026