Lompat ke konten utama
satuberita.news — Berita Terpercaya Indonesia
SBSATUBERITA
  • Berita
  • Redaksi
  • Kontak
SBSATUBERITA

Portal berita Indonesia yang menyajikan liputan nasional, internasional, ekonomi, politik, olahraga, dan teknologi — cepat, jelas, dan terpercaya.

satuberita.news

Kategori

  • Anime
  • Economy
  • Film
  • Game
  • Healthy
  • Horror
  • Hot News
  • Keramat

Informasi

  • Redaksi
  • Kontak
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer

Hubungi Redaksi

[email protected]
Indonesia — Redaksi Digital

© 2026 SATU BERITA. Hak cipta dilindungi.

Syarat LayananPrivasiCookies
  1. blog
  2. studi klaim keseringan medsos tak ganggu kesehatan mental remaja
LiputanHot News

Studi Klaim Keseringan Medsos Tak Ganggu Kesehatan Mental Remaja

SBTim Redaksi SATU BERITA
18 Januari 20265 menit baca
Share
Ilustrasi artikel: Studi Klaim Keseringan Medsos Tak Ganggu Kesehatan Mental Remaja

Studi Klaim Keseringan Medsos Tak Ganggu Kesehatan Mental Remaja

Sebuah studi dari peneliti di Universitas Manchester mengklaim peningkatan penggunaan media sosial (medsos) tidak memiliki dampak merugikan terhadap kesehatan mental remaja.

Para peneliti di Universitas Manchester mengikuti 25.000 anak berusia 11 hingga 14 tahun selama tiga tahun sekolah, melacak kebiasaan media sosial yang dilaporkan sendiri, frekuensi bermain game, dan kesulitan emosional untuk mengetahui apakah penggunaan teknologi benar-benar berdampak pada kesehatan mental para remaja di kemudian hari.

Para remaja ditanya berapa banyak waktu pada hari kerja normal dalam satu semester yang mereka habiskan untuk bermain game dan berselancar di TikTok, Instagram, Snapchat dan media sosial lainnya. Mereka juga ditanya tentang perasaan, suasana hati, dan kesehatan mental mereka yang lebih luas.

Studi ini tidak menemukan bukti penggunaan media sosial yang lebih berat atau aktivitas bermain game lebih sering meningkatkan gejala kecemasan atau depresi remaja pada tahun berikutnya.

"Kami tahu keluarga khawatir, tetapi hasil kami tidak mendukung gagasan bahwa hanya menghabiskan waktu di media sosial atau bermain game menyebabkan masalah kesehatan mental - ceritanya jauh lebih kompleks dari itu," kata penulis utama studi Qiqi Cheng, dikutip dari The Guardian, Rabu (14/1).

Selain itu, para peneliti menemukan peningkatan penggunaan media sosial anak perempuan dan laki-laki dari tahun 8 hingga tahun 9 dan dari tahun 9 hingga tahun 10 tidak memiliki dampak yang merugikan pada kesehatan mental mereka pada tahun berikutnya.

Lebih banyak waktu yang dihabiskan untuk bermain game juga disebut tidak memiliki efek negatif pada kesehatan mental para siswa.

Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Public Health ini juga memeriksa apakah perilaku siswa dalam menggunakan media sosial membuat perbedaan. Para remaja ini ditanya berapa banyak waktu yang dihabiskan untuk mengobrol dengan orang lain, memposting cerita, gambar dan video, menelusuri umpan, profil atau menelusuri foto dan cerita.

"Temuan kami memberi tahu kami bahwa pilihan anak muda seputar media sosial dan permainan mungkin dibentuk oleh bagaimana perasaan mereka tetapi belum tentu sebaliknya," kata salah satu penulis studi, Neil Humphrey.

"Daripada menyalahkan teknologi itu sendiri, kita perlu memperhatikan apa yang dilakukan anak muda secara online, dengan siapa mereka terhubung dan seberapa didukung mereka merasa dalam kehidupan sehari-hari mereka," tambahnya.

Bagikan Berita:
SB

Tim Redaksi SATU BERITA

Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.

Rekomendasi

Baca Juga

Pertamina Sebut Indonesia Masih Simpan Potensi 11 Miliar Barel Minyak
viralHot News

Pertamina Sebut Indonesia Masih Simpan Potensi 11 Miliar Barel Minyak

Pertamina mengungkap Indonesia masih memiliki potensi cadangan minyak mencapai 11 miliar barel yang tersebar di berbagai wilayah dan belum sepenuhnya dieksplorasi.

20 Mei 20261 menit
Baca artikel
Prabowo Ingatkan Anak Muda Jangan Semua Kejar ASN, Indonesia Butuh Lebih Banyak Pengusaha
Hot Newsviral

Prabowo Ingatkan Anak Muda Jangan Semua Kejar ASN, Indonesia Butuh Lebih Banyak Pengusaha

Presiden Prabowo Subianto meminta generasi muda tidak hanya bercita-cita menjadi ASN. Ia menilai Indonesia membutuhkan lebih banyak pengusaha untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja.

20 Mei 20261 menit
Baca artikel
Info Menarik
taruma4dkaisar4dtoto

Berita Terkini

  • 01
    Pertamina Sebut Indonesia Masih Simpan Potensi 11 Miliar Barel Minyak

    Pertamina Sebut Indonesia Masih Simpan Potensi 11 Miliar Barel Minyak

    20 Mei 2026
  • 02
    Prabowo Ingatkan Anak Muda Jangan Semua Kejar ASN, Indonesia Butuh Lebih Banyak Pengusaha

    Prabowo Ingatkan Anak Muda Jangan Semua Kejar ASN, Indonesia Butuh Lebih Banyak Pengusaha

    20 Mei 2026
  • 03
    Prabowo Sebut Program MBG Sangat Penting bagi Rakyat Kecil

    Prabowo Sebut Program MBG Sangat Penting bagi Rakyat Kecil

    19 Mei 2026
  • 04
    BGN Pastikan Relawan SPPG Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan

    BGN Pastikan Relawan SPPG Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan

    18 Mei 2026