Sumbangan atau Sumbang Nyanyi? Emak-Emak Surabaya Viral karena Pungli Berkedok Agustusan

Tiga emak-emak di Surabaya terekam kamera meminta “sumbangan” untuk acara Agustusan, namun dengan cara memaksa.
Sebuah video berdurasi kurang dari satu menit yang memperlihatkan tiga emak-emak di Surabaya tengah “menarik sumbangan” beredar luas di media sosial pada 11 Agustus 2025.
Dalam video, mereka mendatangi rumah-rumah warga sambil meminta uang untuk acara peringatan HUT ke-80 RI. Namun, cara mereka dinilai memaksa dan terkesan tidak memberi pilihan kepada warga.
Banyak warganet menyebut aksi itu sebagai pungutan liar berkedok sumbangan Agustusan. Beberapa juga mengkritik karena tidak ada surat resmi atau daftar panitia yang jelas.
Pihak kelurahan dikabarkan akan memanggil ketiga emak-emak tersebut untuk dimintai klarifikasi, agar kejadian serupa tidak terulang dan kegiatan Agustusan tetap berjalan tertib.
Tim Redaksi SATU BERITA
Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.
Rekomendasi
Baca Juga
Ketua Paguyuban Mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Kudus, Wahyu Widodo, menegaskan pemanggilan 78 mitra oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kudus bukan merupakan pemeriksaan atas dugaan pelanggaran, melainkan proses sinkronisasi dan validasi data terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, melalui tim kuasa hukumnya resmi melaporkan empat hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat ke Komisi Yudisial (KY). Laporan tersebut kini tengah dipelajari untuk menentukan tindak lanjut sesuai mekanisme yang berlaku.



