Tangis di Balik Seragam Santri: Kasus Bully Ponpes Lamongan Gegerkan Publik

SBTim Redaksi SATU BERITA
5 November 20252 menit baca
Ilustrasi artikel: Tangis di Balik Seragam Santri: Kasus Bully Ponpes Lamongan Gegerkan Publik

Video perundungan terhadap seorang santri berusia 14 tahun di sebuah pondok pesantren di Lamongan viral di media sosial. Korban mengalami luka lebam dan trauma setelah dipukul serta ditendang oleh seniornya

Lamongan – Sebuah video perundungan di lingkungan pondok pesantren Lamongan menghebohkan publik setelah tersebar luas di media sosial. Dalam rekaman tersebut terlihat seorang santri SMP berinisial F menjadi sasaran kekerasan sejumlah santri lain yang lebih senior.

Korban mengalami luka pada bagian wajah dan tubuhnya. Selain itu, korban disebut mengalami trauma hingga tak berani kembali mondok. Orang tua korban kemudian mendatangi pihak kepolisian untuk membuat laporan resmi atas dugaan tindak kekerasan terhadap anak.

Kepolisian Lamongan mengonfirmasi tengah melakukan penyelidikan, termasuk meminta keterangan dari pihak pondok pesantren dan saksi-saksi yang ada dalam video. Barang bukti rekaman juga telah diamankan sebagai dasar pengusutan.

Kasus tersebut menuai keprihatinan luas. Banyak warganet menilai bahwa lingkungan pendidikan agama seharusnya menjadi tempat aman bagi anak, bukan menjadi lokasi kekerasan. Publik menuntut penanganan kasus secara serius untuk memastikan keadilan bagi korban dan pencegahan kejadian serupa di pesantren lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak ponpes belum memberikan pernyataan resmi ke publik. Polisi masih mendalami kemungkinan adanya pelaku lain serta dugaan praktik bullying yang sudah berlangsung lama.

Bagikan Berita:
SB

Tim Redaksi SATU BERITA

Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.

Rekomendasi

Baca Juga

Pertamina Sebut Indonesia Masih Simpan Potensi 11 Miliar Barel Minyak

Pertamina Sebut Indonesia Masih Simpan Potensi 11 Miliar Barel Minyak

Pertamina mengungkap Indonesia masih memiliki potensi cadangan minyak mencapai 11 miliar barel yang tersebar di berbagai wilayah dan belum sepenuhnya dieksplorasi.

20 Mei 20261 menit
Baca artikel
Prabowo Ingatkan Anak Muda Jangan Semua Kejar ASN, Indonesia Butuh Lebih Banyak Pengusaha

Prabowo Ingatkan Anak Muda Jangan Semua Kejar ASN, Indonesia Butuh Lebih Banyak Pengusaha

Presiden Prabowo Subianto meminta generasi muda tidak hanya bercita-cita menjadi ASN. Ia menilai Indonesia membutuhkan lebih banyak pengusaha untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja.

20 Mei 20261 menit
Baca artikel
Info Menarik
dynasty4dtotokaisar4dtoto