Tegas! BGN Hentikan Sementara Operasional Dapur MBG di Pekanbaru, Jadi Evaluasi untuk SPPG Lain

Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Pekanbaru. Kebijakan ini disebut sebagai langkah tegas sekaligus evaluasi agar seluruh SPPG lain lebih disiplin dalam menjalankan standar operasional.
Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah tegas dengan menghentikan sementara operasional dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berada di Pekanbaru. Keputusan ini dilakukan sebagai bagian dari pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan program SPPG di daerah.
Koordinator BGN Riau menegaskan bahwa penghentian sementara ini bukan tanpa alasan, melainkan sebagai bentuk penegakan standar operasional prosedur (SOP). Ia menyebut kejadian tersebut harus menjadi pembelajaran bagi SPPG lain agar lebih memperhatikan kualitas, kebersihan, dan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.
Baca Juga: Canda Bahlil ke Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Jadi Sorotan, Singgung “Gubernur Konten”
BGN menjelaskan bahwa SPPG yang dihentikan sementara masih bisa kembali beroperasi apabila sudah melakukan perbaikan sesuai rekomendasi dan lolos proses verifikasi ulang. Dengan begitu, kualitas layanan makanan bergizi bagi penerima manfaat tetap terjamin.
Langkah ini juga merupakan bagian dari upaya BGN memperketat pengawasan terhadap seluruh dapur MBG di berbagai daerah. Pemerintah ingin memastikan setiap SPPG benar-benar memenuhi standar sebelum kembali melayani masyarakat.
source: Tegas! BGN Stop Operasional Dapur MBG di Pekanbaru, Kord BGN Riau: Ini Pelajaran Bagi SPPG Lainnya
Tim Redaksi SATU BERITA
Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.
Rekomendasi
Baca Juga
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengimbau masyarakat untuk tidak terlalu bergantung pada kepemilikan dolar AS. Dasco meyakini nilai tukar rupiah akan menunjukkan penguatan dalam waktu dekat seiring langkah-langkah yang tengah disiapkan pemerintah.
Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta Presiden Prabowo Subianto memastikan masyarakat tetap terlindungi dari dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Menurutnya, pemerintah perlu menyiapkan langkah-langkah mitigasi agar beban ekonomi rakyat tidak semakin berat.



