Tragedi di Barabai: Bayi 1 Minggu Tewas Dibanting OTK Mabuk Cari Ayah

Bayi perempuan berusia 1 minggu di Hulu Sungai Tengah, Kalsel, tewas dibanting pria mabuk yang masuk rumah dan sempat menanyakan ayah korban.
Tragedi memilukan terjadi di Desa Gambah, Kecamatan Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan, Senin (22/9/2025) pagi. Seorang bayi berusia satu minggu tewas setelah dibanting berulang kali oleh pria mabuk berinisial HA (35).
Awalnya, ibu bayi menitipkan anaknya kepada sang nenek karena hendak mandi. Tak lama kemudian, pelaku datang ke rumah dalam kondisi mabuk dan menanyakan keberadaan ayah bayi tersebut. Tanpa alasan jelas, pelaku lalu mengambil bayi yang sedang tidur dan membantingnya berulang kali ke lantai dan dinding.
Nenek korban menjerit histeris hingga warga sekitar berdatangan. Pelaku berhasil ditangkap di tempat kejadian dan langsung diamankan ke Polres HST. Sementara sang bayi sempat dilarikan ke RSUD H. Damanhuri Barabai, namun nyawanya tidak tertolong.
Korban telah dimakamkan pihak keluarga, sementara pelaku kini mendekam di tahanan polisi. Atas perbuatannya, HA terancam dijerat Pasal 80 ayat (3) UU Perlindungan Anak jo Pasal 351 ayat (3) KUHP dengan ancaman hukuman berat.
Tim Redaksi SATU BERITA
Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.
Rekomendasi
Baca Juga
Ketua Paguyuban Mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Kudus, Wahyu Widodo, menegaskan pemanggilan 78 mitra oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kudus bukan merupakan pemeriksaan atas dugaan pelanggaran, melainkan proses sinkronisasi dan validasi data terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, melalui tim kuasa hukumnya resmi melaporkan empat hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat ke Komisi Yudisial (KY). Laporan tersebut kini tengah dipelajari untuk menentukan tindak lanjut sesuai mekanisme yang berlaku.



