Transfer Julian Alvarez Membuat Man City Untung Hingga Rp1,3 Triliun

SBTim Redaksi SATU BERITA
7 Agustus 20244 menit baca
Ilustrasi artikel: Transfer Julian Alvarez Membuat Man City Untung Hingga Rp1,3 Triliun

Kepindahan Julian Alvarez ke Atletico Madrid mencatat rekor baru bagi Manchester City. Pemain 24 tahun akan jadi penjualan paling mahal dalam sejarah Man City.

Kepindahan Julian Alvarez ke Atletico Madrid mencatat rekor baru bagi Manchester City. Pemain 24 tahun akan jadi penjualan paling mahal dalam sejarah Man City.

Alvarez mendadak meninggalkan Man City pada awal musim 2024/2025. Hubungannya dengan Pep Guardiola mendadak retak karena keinginan Alvarez untuk dapat jaminan menit bermain secara reguler.

Tak lama, Atletico datang melayangkan tawaran kepada Man City. Negosiasi berjalan lancar, baik antara Atletico dan Man City maupun Atletico dengan Alvarez.

Pada akhirnya, kesepakatan verbal antara pihak-pihak terkait tercapai. Man City, dari sisi finansial, untung besar dari transfer Alvarez. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters

Man City mendatangkan Julian Alvarez dari River Plate pada awal musim 2022/2023 lalu. Chelsea membeli Alvarez setelah tampil apik dan mencetak dua digit gol beruntun pada musim 2021 dan 2022 (setengah musim).

Alvarez diyakini punya bakat yang besar. Lantas, berapa uang yang dikeluarkan Man City untuk membeli Alvarez dari River Plate? Hanya £17 juta!

Setelah dua tahun bermain untuk Man City, Alvarez akan dijual ke Atletico dengan nilai maksimal £82 juta. Angka itu termasuk potensi add-ons yang baru bisa diklaim lewat capaian tertentu.

Nah, dengan hitung-hitungan di atas, Man City punya keuntungan £68 juta dari saga transfer Alvarez. Nilai tersebut berada pada kisaran Rp1,3 triliun!

Man City harusnya jadi tempat yang ideal bagi Julian Alvarez. Dia berada di klub yang bersaing untuk gelar juara, baik pada level antarklub Eropa maupun kompetisi domestik.

Namun, Julian Alvarez justru menginginkan jalan lain. Pemain Timnas Argentina itu memilih untuk meninggalkan Man City dengan dua alasan besar.

Alasan pertama, menurut The Athletic, adalah tidak jelasnya posisi Julian Alvarez di lini depan. Dia berada di bawah bayang-bayang Erling Haaland. Alasan kedua adalah cuaca di Manchester yang membuat Alvarez tidak betah.

Bagikan Berita:
SB

Tim Redaksi SATU BERITA

Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.

Rekomendasi

Baca Juga

Prabowo Sebut Program MBG Sangat Penting bagi Rakyat Kecil

Prabowo Sebut Program MBG Sangat Penting bagi Rakyat Kecil

Jumlah korban tewas akibat agresi militer Israel di Jalur Gaza terus bertambah dan kini mencapai 72.769 jiwa sejak konflik pecah pada Oktober 2023.

19 Mei 20261 menit
Baca artikel
BGN Pastikan Relawan SPPG Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan

BGN Pastikan Relawan SPPG Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan

Badan Gizi Nasional memastikan seluruh relawan SPPG dalam program Makan Bergizi Gratis akan mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan selama bertugas.

18 Mei 20261 menit
Baca artikel
Info Menarik
Banner promo OasisTogel dengan hadiah togel dan slot onlinekaisar4dtoto