Vietnam Tak Dapat Hadiah Uang meski Lolos ke Semifinal Piala Asia U-23

Vietnam Tak Dapat Hadiah Uang meski Lolos ke Semifinal Piala Asia U-23
Tim nasional (Timnas) Vietnam U-23 tidak akan mendapat hadiah uang meski lolos ke babak semifinal Piala Asia U-23 2026.
Federasi sepak bola Vietnam (VFF) mengonfirmasi tidak ada hadiah yang didapat dari turnamen kategori usia ini. Sebaliknya, setiap federasi mengeluarkan biaya.
Disebutkan VFF, ini adalah aturan baru. Jika pada edisi-edisi sebelumnya selalu ada hadiah uang yang diberikan bagi tim juara, runner up, dan peringkat ketiga, mulai edisi ini dihapuskan.
"VFF menegaskan bahwa turnamen ini tidak akan memberikan hadiah uang, tidak seperti edisi sebelumnya," tulis media Vietnam, VN Express, tanpa menyebutkan nama sumber berita.
"Peraturan untuk Piala Asia U-23 2026 menetapkan bahwa tim pemenang akan menerima trofi dan 43 medali. Tim peringkat kedua dan ketiga juga akan menerima jumlah medali yang sama."
Hal ini disampaikan VFF untuk membantah sejumlah pemberitaan dan publikasi di media sosial yang menyebut Vietnam U-23 akan mendapat sejumlah hadiah karena lolos ke babak semifinal.
Disebutkan bahwa juara akan mendapat hadiah US$6 juta atau setara Rp101 miliar, runner up sebesar US$3 juta, peringkat ketiga US$1 juta, dan peringkat keempat US$500 ribu.
VFF dengan tegas membantah jumlah hadiah Piala Asia U-23 2026 yang beredar tersebut. VFF malah menyebut setiap negara yang berpartisipasi membiayai sendiri semua keperluan.
Setiap kontestan Piala Asia U-23 2026 membayar sendiri biaya tiket pesawat ke Arab Saudi, beserta biaya-biaya lain. Hanya akomodasi dan transportasi domestik yang ditanggung AFC.
AFC berpandangan, turnamen usia muda, meliputi U-17, U-20, dan U-23, merupakan ajang untuk mengembangkan bakat, mendapatkan pengalaman internasional, dan medium regenerasi.
Hanya Piala Asia putra dan putri yang merupakan turnamen kontinental untuk tim nasional yang diganjar hadiah besar oleh AFC. Pada edisi 2023 misalnya, sang juara menerima US$5 juta.
Tim Redaksi SATU BERITA
Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.
Rekomendasi
Baca Juga
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengimbau masyarakat untuk tidak terlalu bergantung pada kepemilikan dolar AS. Dasco meyakini nilai tukar rupiah akan menunjukkan penguatan dalam waktu dekat seiring langkah-langkah yang tengah disiapkan pemerintah.
Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta Presiden Prabowo Subianto memastikan masyarakat tetap terlindungi dari dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Menurutnya, pemerintah perlu menyiapkan langkah-langkah mitigasi agar beban ekonomi rakyat tidak semakin berat.



