Aaron Menangis Saat Perankan Yesus dalam Jalan Salib Kreatif di Katedral
Seorang pemuda bernama Aaron membagikan pengalamannya saat memerankan sosok Yesus dalam peragaan Jalan Salib kreatif di sebuah katedral. Penampilan tersebut berlangsung khidmat dan menyentuh, hingga membuat Aaron tak kuasa menahan emosi selama prosesi berlangsung.
Aaron mengaku harus menjalani persiapan fisik dan mental sebelum tampil. Ia berusaha mendalami peran dengan memahami makna pengorbanan dan penderitaan yang dialami Yesus dalam kisah penyaliban. Pendalaman tersebut membuatnya semakin larut dalam suasana, terutama saat adegan-adegan penuh penghayatan.
“Di beberapa bagian saya benar-benar tidak bisa menahan air mata,” ungkapnya. Ia menyebut momen tersebut terasa sangat emosional, terlebih ketika harus memerankan perjalanan penuh penderitaan dalam Jalan Salib.
Peragaan Jalan Salib kreatif itu sendiri merupakan bagian dari rangkaian ibadah menjelang perayaan Paskah. Kegiatan tersebut diikuti oleh jemaat dan dikemas dengan pendekatan dramatik agar lebih mudah dipahami, khususnya oleh generasi muda.
Pihak penyelenggara menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperdalam refleksi iman serta mengajak umat merenungkan makna pengorbanan dan kasih. Respons dari jemaat pun disebut sangat positif karena penyajiannya yang menyentuh dan penuh makna.
Aaron berharap pengalaman tersebut tidak hanya menjadi penampilan semata, tetapi juga membawa pesan spiritual bagi dirinya dan para penonton yang menyaksikan.



