Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Deteksi Potensi Tsunami hingga 3 Meter Usai Gempa M 7,6 di Sulawesi Utara
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap adanya potensi tsunami dengan ketinggian mencapai hingga 3 meter setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang wilayah Sulawesi Utara.
Gempa yang berpusat di laut tersebut memicu analisis cepat BMKG terkait kemungkinan terjadinya gelombang tsunami di sejumlah wilayah pesisir. Berdasarkan hasil pemodelan awal, beberapa daerah diperkirakan berpotensi mengalami kenaikan muka air laut dengan ketinggian bervariasi, termasuk kategori siaga.
BMKG sebelumnya telah mengeluarkan peringatan dini tsunami sebagai langkah antisipasi guna meminimalisir risiko terhadap masyarakat. Warga di wilayah pesisir diminta untuk segera menjauhi pantai dan mencari tempat yang lebih tinggi hingga ada informasi lebih lanjut.
Potensi tsunami dengan ketinggian hingga 3 meter tersebut dinilai dapat memberikan dampak signifikan, terutama bagi kawasan pesisir yang berada dekat dengan pusat gempa. Oleh karena itu, koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait terus dilakukan untuk memastikan kesiapsiagaan masyarakat.
Selain itu, BMKG juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada terhadap kemungkinan gempa susulan yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Informasi resmi diharapkan hanya merujuk pada sumber terpercaya guna menghindari penyebaran kabar yang tidak akurat.
Hingga kini, pemantauan terhadap kondisi laut dan aktivitas seismik masih terus dilakukan secara intensif untuk memastikan perkembangan situasi di lapangan.



