Grab, Gojek hingga Shopee Buka Suara soal Keluhan Sulit Mendapatkan Ojol
Sejumlah perusahaan layanan transportasi dan pengantaran berbasis aplikasi, seperti Grab, Gojek, dan Shopee, buka suara terkait keluhan masyarakat yang mengaku kesulitan mendapatkan layanan ojek online (ojol) dalam beberapa waktu terakhir.
Pihak Grab menyebut tingginya permintaan layanan pada jam-jam tertentu menjadi salah satu penyebab sulitnya pengguna mendapatkan pengemudi. Ketika permintaan meningkat secara bersamaan di suatu wilayah, ketersediaan mitra pengemudi terkadang tidak dapat langsung memenuhi kebutuhan pengguna.
Sementara itu, Gojek menjelaskan bahwa sistem aplikasi bekerja dengan mencocokkan permintaan pengguna dengan pengemudi terdekat yang tersedia. Jika jumlah permintaan jauh lebih tinggi dibandingkan jumlah pengemudi aktif di area tersebut, waktu tunggu pelanggan bisa menjadi lebih lama.
Di sisi lain, Shopee yang juga memiliki layanan pengantaran melalui ShopeeFood menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya meningkatkan jumlah mitra pengemudi serta memperbaiki sistem distribusi pesanan agar layanan dapat berjalan lebih optimal.
Ketiga perusahaan tersebut mengaku terus melakukan evaluasi terhadap sistem operasional, termasuk menambah mitra pengemudi dan mengatur pola distribusi permintaan, guna memastikan pengguna tetap dapat mengakses layanan transportasi dan pengantaran dengan lebih mudah.



