Hari Kelam bagi AS-Israel: Iran Klaim Lumpuhkan 2 Jet Tempur dan 3 Drone
Konflik antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel kembali memanas setelah Teheran mengklaim berhasil melumpuhkan sejumlah aset militer udara lawan.
Berdasarkan laporan militer Iran, sedikitnya dua jet tempur, tiga drone, serta dua rudal jelajah berhasil ditembak jatuh dalam serangkaian operasi pada Jumat (3/4). Peristiwa ini bahkan disebut sebagai “hari kelam” bagi kekuatan udara AS dan Israel.
Pernyataan resmi disampaikan oleh Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) yang merinci bahwa pencegatan terjadi di beberapa wilayah, termasuk Isfahan dan Bushehr. Dua drone jenis MQ-9 serta satu drone Hermes dilaporkan berhasil dihancurkan oleh sistem pertahanan udara Iran yang diklaim semakin canggih dan terintegrasi.
Selain drone, Iran juga menyatakan berhasil menjatuhkan jet tempur milik AS, termasuk jenis A-10 di wilayah Teluk Persia. Sementara itu, laporan lain menyebut jet tempur F-15 juga ditembak jatuh di wilayah Iran tengah, dengan satu awak dilaporkan masih dalam pencarian.
Di sisi lain, laporan internasional juga mengonfirmasi adanya jet tempur AS yang jatuh di wilayah Iran dan memicu operasi pencarian dan penyelamatan oleh pihak Amerika.
Iran menegaskan bahwa keberhasilan ini menunjukkan peningkatan kemampuan sistem pertahanan udaranya. Mereka juga memperingatkan bahwa wilayah udara Iran akan semakin berbahaya bagi pesawat musuh seiring berlanjutnya konflik.
Situasi ini semakin mempertegas eskalasi perang di kawasan Timur Tengah, dengan ketegangan antara Iran, AS, dan Israel yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda.



