Hujan Berkurang 35%, Operasi Modifikasi Cuaca Jabodetabek Diperpanjang hingga 3 Februari
Jabodetabek – Operasi modifikasi cuaca (hujan buatan) di wilayah Jabodetabek berhasil mengurangi intensitas hujan hingga 35% selama beberapa hari terakhir. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung hingga 3 Februari 2026, guna meminimalkan potensi banjir di kawasan perkotaan.
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan, operasi ini dilakukan dengan menaburkan bahan kimia tertentu di awan untuk menurunkan curah hujan yang berlebihan. “Hasil sementara menunjukkan hujan berkurang sekitar sepertiga dari normalnya, terutama di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi,” jelasnya.
Langkah ini dilakukan menyusul tingginya curah hujan dalam beberapa minggu terakhir yang menyebabkan banjir di sejumlah titik. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi hujan lokal yang tidak tercover operasi, serta menjaga keselamatan di jalan dan lingkungan sekitar.
BMKG menambahkan, operasi modifikasi cuaca akan terus dipantau secara intensif hingga 3 Februari, dan evaluasi hasilnya akan dijadikan acuan untuk langkah penanganan bencana di masa depan.



