PBB Konfirmasi Dua Prajurit TNI Kembali Gugur di Lebanon, Total Korban Bertambah

· 2 min read
PBB Konfirmasi Dua Prajurit TNI Kembali Gugur di Lebanon, Total Korban Bertambah

PBB Konfirmasi Dua Prajurit TNI Kembali Gugur di Lebanon, Total Korban Bertambah

Kabar duka kembali datang dari misi perdamaian Indonesia di Lebanon. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengonfirmasi bahwa dua prajurit TNI kembali gugur akibat serangan yang terjadi di wilayah Lebanon selatan.

Kedua prajurit tersebut merupakan bagian dari pasukan penjaga perdamaian PBB yang tergabung dalam United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Mereka dilaporkan meninggal dunia setelah sebuah ledakan menghantam kendaraan logistik yang mereka tumpangi di dekat wilayah Bani Hayyan.

PBB menyebut insiden ini sebagai bagian dari dua kejadian terpisah yang terjadi dalam kurun waktu berdekatan. Sehari sebelumnya, satu prajurit TNI lainnya juga dilaporkan gugur akibat proyektil yang menghantam markas UNIFIL di wilayah berbeda.

Dengan demikian, total tiga prajurit TNI dilaporkan gugur dalam dua hari terakhir di kawasan konflik tersebut. Selain korban jiwa, beberapa personel lainnya juga mengalami luka-luka akibat serangan tersebut.

PBB mengecam keras insiden tersebut dan menegaskan bahwa pasukan penjaga perdamaian tidak boleh menjadi target dalam konflik bersenjata. Kepala Operasi Perdamaian PBB juga menyampaikan belasungkawa mendalam kepada pemerintah Indonesia dan keluarga korban.

Sementara itu, militer Israel menyatakan tengah melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti insiden, termasuk kemungkinan keterlibatan pihak lain di wilayah konflik seperti kelompok Hizbullah.

Pemerintah Indonesia turut mengecam keras serangan tersebut dan mendesak dilakukan investigasi menyeluruh serta transparan. Insiden ini juga memicu kekhawatiran terhadap keselamatan pasukan perdamaian di wilayah yang semakin tidak stabil.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan tingginya risiko yang dihadapi prajurit TNI dalam menjalankan misi perdamaian dunia, khususnya di kawasan konflik aktif seperti Lebanon selatan.

Logo
Copyright © 2026 Satu Berita. All rights reserved.