Pencemaran Pestisida di Sungai Cisadane Meluas hingga 22,5 Kilometer

· 2 min read
Pencemaran Pestisida di Sungai Cisadane Meluas hingga 22,5 Kilometer

Pencemaran Pestisida di Sungai Cisadane Meluas hingga 22,5 Kilometer

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) mengungkapkan bahwa pencemaran akibat pestisida di Sungai Cisadane meluas hingga mencapai 22,5 kilometer. Temuan tersebut berdasarkan hasil pemantauan dan uji kualitas air yang dilakukan di sejumlah titik sepanjang aliran sungai.

Menurut perwakilan KLH, kandungan bahan kimia dari pestisida terdeteksi melebihi ambang batas di beberapa lokasi. Pencemaran diduga berasal dari aktivitas pertanian di wilayah hulu yang limbahnya terbawa aliran air, terutama saat curah hujan tinggi.

“Dari hasil pengambilan sampel, sebaran pencemaran cukup signifikan dan telah meluas sejauh 22,5 kilometer dari titik awal,” ujar pejabat KLH dalam keterangan resminya.

Dampak pencemaran ini berpotensi memengaruhi ekosistem sungai, termasuk biota air dan kualitas air baku yang dimanfaatkan masyarakat. Sejumlah warga di sekitar bantaran sungai juga dilaporkan mengeluhkan perubahan warna dan bau air dalam beberapa waktu terakhir.

KLH bersama pemerintah daerah dan instansi terkait kini tengah melakukan langkah penanganan, termasuk penelusuran sumber utama pencemaran serta koordinasi dengan pihak-pihak yang diduga menjadi penyebab. Selain itu, pengawasan terhadap penggunaan pestisida di kawasan pertanian sekitar aliran sungai akan diperketat.

Masyarakat diimbau untuk sementara waktu mengurangi aktivitas yang bersentuhan langsung dengan air sungai hingga kondisi dinyatakan aman. KLH memastikan akan terus memantau perkembangan situasi dan mengambil tindakan tegas jika ditemukan pelanggaran terhadap ketentuan lingkungan hidup.

Logo
Copyright © 2026 Satu Berita. All rights reserved.