Pesan Susilo Bambang Yudhoyono Agar Indonesia Tak Naif Hadapi Potensi Perang Dunia

· 2 min read
Pesan Susilo Bambang Yudhoyono Agar Indonesia Tak Naif Hadapi Potensi Perang Dunia

Pesan Susilo Bambang Yudhoyono Agar Indonesia Tak Naif Hadapi Potensi Perang Dunia

Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), mengingatkan agar Indonesia tidak bersikap naif dalam menghadapi dinamika geopolitik global yang kian memanas dan berpotensi memicu konflik berskala besar. Ia menilai situasi dunia saat ini menunjukkan eskalasi ketegangan di berbagai kawasan yang harus dicermati secara serius.

SBY menyoroti meningkatnya rivalitas antarnegara besar, konflik regional yang belum mereda, serta perlombaan persenjataan yang terus berkembang. Menurutnya, Indonesia perlu memperkuat kewaspadaan, baik dari sisi diplomasi maupun pertahanan, tanpa meninggalkan prinsip politik luar negeri bebas aktif.

Ia menegaskan bahwa Indonesia harus mampu membaca arah perubahan global secara realistis. “Jangan sampai kita lengah atau merasa aman tanpa melakukan antisipasi yang memadai,” ujarnya dalam sebuah forum diskusi kebangsaan.

SBY juga mendorong pemerintah untuk memperkuat ketahanan nasional, mulai dari sektor ekonomi, pangan, energi, hingga pertahanan dan keamanan. Dalam pandangannya, perang modern tidak hanya berbentuk konflik militer terbuka, tetapi juga dapat berupa perang siber, disinformasi, dan tekanan ekonomi.

Selain itu, ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjaga persatuan dan stabilitas politik dalam negeri. Menurutnya, kondisi domestik yang solid akan menjadi modal utama dalam menghadapi gejolak global.

Pengamat hubungan internasional menilai pesan SBY merupakan peringatan strategis agar Indonesia tidak terjebak dalam euforia stabilitas semu. Di tengah ketidakpastian global, langkah antisipatif dan diplomasi aktif dinilai menjadi kunci untuk menjaga kepentingan nasional serta posisi Indonesia di kancah internasional.

Logo
Copyright © 2026 Satu Berita. All rights reserved.