Taman Kota Cawang Jadi Sarang Asusila, Pemkot Ambil 3 Langkah Pencegahan
Jakarta — Kasus dugaan aktivitas asusila yang terjadi di Taman Kota Cawang membuat pemerintah kota mengambil langkah cepat untuk mencegah kejadian serupa. Pemkot Jakarta telah menyiapkan tiga langkah strategis guna memastikan taman tetap aman dan nyaman bagi warga.
1. Menutup Celah dan Pintu Masuk Tidak Resmi
Petugas langsung menutup sejumlah celah dan akses pintu masuk ilegal yang sebelumnya dimanfaatkan warga untuk memasuki taman. Penutupan ini menggunakan rangka besi dan seng untuk mencegah akses liar ke dalam area taman.
2. Meningkatkan Pengawasan dan Patroli
Pemerintah kota menambah frekuensi patroli rutin, terutama pada malam hari. Petugas keamanan dan Satpol PP ditempatkan di titik-titik rawan untuk memantau aktivitas yang mencurigakan serta memberikan rasa aman bagi pengunjung.
3. Perbaikan Sistem Penerangan dan Fasilitas Publik
Selain pengawasan, pemkot juga melakukan perbaikan fasilitas taman, termasuk penerangan yang memadai dan sarana umum yang aman. Tujuannya agar taman tetap menjadi ruang terbuka hijau yang nyaman bagi keluarga dan warga sekitar.
Warga setempat menyambut baik langkah cepat Pemkot Jakarta dan berharap pengawasan yang lebih intens dapat menjaga keamanan taman secara berkelanjutan.
Langkah-langkah ini diharapkan mampu mengembalikan fungsi Taman Kota Cawang sebagai fasilitas publik yang aman, bersih, dan nyaman untuk seluruh masyarakat.



