Viral di Lombok, Dua Siswi SD Mogok Sekolah Usai Rencana Pernikahan Batal
Lombok — Dua siswi sekolah dasar di Lombok, Nusa Tenggara Barat, menjadi perhatian publik setelah diketahui mogok sekolah. Aksi tersebut diduga dipicu oleh batalnya rencana pernikahan yang sebelumnya sempat disiapkan oleh keluarga.
Informasi mengenai kejadian ini awalnya beredar di media sosial dan kemudian dibenarkan oleh pihak sekolah setempat. Kedua siswi tersebut dilaporkan tidak masuk sekolah selama beberapa hari tanpa keterangan resmi, sebelum akhirnya diketahui alasan di balik absensi mereka.
Pihak sekolah menyatakan telah berkoordinasi dengan orang tua, tokoh masyarakat, serta aparat desa untuk mencari solusi terbaik. Guru dan pihak terkait juga melakukan pendekatan persuasif agar kedua siswi mau kembali melanjutkan pendidikan.
“Kami fokus pada pemulihan kondisi psikologis anak dan memastikan mereka kembali bersekolah,” ujar salah satu perwakilan sekolah.
Sementara itu, dinas terkait menyatakan bahwa pernikahan usia anak tidak dibenarkan dan bertentangan dengan peraturan perundang-undangan. Pemerintah daerah berjanji akan melakukan pendampingan terhadap keluarga serta memberikan edukasi mengenai pentingnya pendidikan bagi anak.
Kasus ini menambah sorotan terhadap praktik perkawinan anak yang masih terjadi di sejumlah daerah. Berbagai pihak berharap kejadian tersebut dapat menjadi pembelajaran agar hak anak untuk memperoleh pendidikan dan perlindungan dapat lebih dijaga.



