Lompat ke konten utama
satuberita.news — Berita Terpercaya Indonesia
SBSATUBERITA
  • Berita
  • Redaksi
  • Kontak
SBSATUBERITA

Portal berita Indonesia yang menyajikan liputan nasional, internasional, ekonomi, politik, olahraga, dan teknologi — cepat, jelas, dan terpercaya.

satuberita.news

Kategori

  • Anime
  • Economy
  • Film
  • Game
  • Healthy
  • Horror
  • Hot News
  • Keramat

Informasi

  • Redaksi
  • Kontak
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer

Hubungi Redaksi

[email protected]
Indonesia — Redaksi Digital

© 2026 SATU BERITA. Hak cipta dilindungi.

Syarat LayananPrivasiCookies
  1. blog
  2. 51 desa di subang terendam banjir selama sepekan 13 541 kk terdampak
LiputanHot News

51 Desa di Subang Terendam Banjir Selama Sepekan, 13.541 KK Terdampak

SBTim Redaksi SATU BERITA
31 Januari 20266 menit baca
Share
Ilustrasi artikel: 51 Desa di Subang Terendam Banjir Selama Sepekan, 13.541 KK Terdampak

51 Desa di Subang Terendam Banjir Selama Sepekan, 13.541 KK Terdampak

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Subang, Jawa Barat, mencatat banjir yang terjadi sejak sepekan terakhir telah merendam ribuan rumah warga.

Bencana tersebut tersebar di 51 desa yang berada di tujuh kecamatan di wilayah Kabupaten Subang.

Bupati Subang Reynaldy Putra Andita menyampaikan bahwa sejak banjir melanda hingga saat ini, pemerintah daerah telah melakukan langkah-langkah penanganan darurat.

Upaya tersebut dilakukan untuk membantu warga terdampak, di antaranya dengan memantau kondisi banjir di sejumlah titik serta memastikan masyarakat yang terdampak berada dalam kondisi aman dan sehat.

"Selain pemantauan lapangan, Pemerintah Kabupaten Subang juga mendirikan dapur umum di setiap desa yang terdampak banjir. Dapur umum tersebut disiapkan untuk memenuhi kebutuhan makanan warga akibat meluapnya sejumlah sungai di wilayah Subang," kata Reynaldy dalam keterangannya, Sabtu (31/1).

Dalam upaya penanganan banjir, Bupati Subang juga melakukan koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Koordinasi tersebut bertujuan agar kondisi tanggul sungai mendapat perhatian serius sehingga tidak jebol dan memperparah banjir.

Berdasarkan data BPBD Subang hingga Sabtu pagi, banjir telah merendam 7.536 rumah yang tersebar di 51 desa dan tujuh kecamatan.

Sebanyak 13.541 Kepala Keluarga atau 36.060 jiwa tercatat terdampak akibat bencana tersebut.

Selain permukiman warga, banjir juga merendam sejumlah fasilitas umum. Tercatat sebanyak 27 sarana ibadah dan 20 sekolah terdampak, serta sekitar 2.884 hektare lahan persawahan ikut terendam air.

BPBD Subang juga melaporkan bahwa sebanyak 276 Kepala Keluarga atau 645 jiwa terpaksa mengungsi karena rumah mereka terendam banjir.

Tujuh kecamatan yang dilanda banjir, sesuai dengan data BPBD Subang antara lain:

Kecamatan Pusakanagara (Desa Mundusari, Kotasari, Pusakaratu, Gempol, Rancadaka, Patimban dan Desa Kalentambo)

Kecamatan Ciasem (Desa Pinangsari, Dukuh, Ciasem Tengah, Ciasem Baru dan desa Ciasem Hilir)

Kecamatan Blanakan (Desa Muara, Tanjungtiga, Cilamaya Girang, Langensari, Blanakan, Rawamekar, Jayamukti, Rawameneng dan Desa Cilamaya Hilir)

Kecamatan Pusakajaya (Desa Pusakajaya, Karanganyar, Cigugur Kaler, Bojongjaya, Kebondanas, Cigugur, Rangdu dan Desa Bojong Tengah)

Kecamatan Sukasari (Desa Anggasari, Batangsari, Curugreja, Mandalawangi, Sukamaju, Sukareja dan Desa Sukasari)

Kecamatan Legonkulon (Desa Bobos, Karangmulya, Legonkulon, Legonwetan, Mayangan, Pangarengan dan Desa Tegalurung)

Kecamatan Pamanukan (Desa Bongas, Pamanukan, Rancahilir, Lengkongjaya, Rancasari, Mulyasari, Pamanukan Hilir dan Pamanukan Sebrang)


Bagikan Berita:
SB

Tim Redaksi SATU BERITA

Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.

Rekomendasi

Baca Juga

Tegas! BGN Hentikan Sementara Operasional Dapur MBG di Pekanbaru, Jadi Evaluasi untuk SPPG Lain
Hot News

Tegas! BGN Hentikan Sementara Operasional Dapur MBG di Pekanbaru, Jadi Evaluasi untuk SPPG Lain

Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Pekanbaru. Kebijakan ini disebut sebagai langkah tegas sekaligus evaluasi agar seluruh SPPG lain lebih disiplin dalam menjalankan standar operasional.

21 Mei 20261 menit
Baca artikel
Pigai Bantah Label Intoleran untuk Depok, Sebut Tidak Sesuai Fakta Lapangan
Hot News

Pigai Bantah Label Intoleran untuk Depok, Sebut Tidak Sesuai Fakta Lapangan

Menteri HAM Natalius Pigai menanggapi isu yang menyebut Kota Depok sebagai wilayah intoleran. Ia menegaskan bahwa penilaian tersebut tidak tepat dan tidak mencerminkan kondisi sosial masyarakat secara keseluruhan.

21 Mei 20261 menit
Baca artikel
Info Menarik
Banner promo OasisTogel dengan hadiah togel dan slot onlinetaruma4d

Berita Terkini

  • 01
    Tegas! BGN Hentikan Sementara Operasional Dapur MBG di Pekanbaru, Jadi Evaluasi untuk SPPG Lain

    Tegas! BGN Hentikan Sementara Operasional Dapur MBG di Pekanbaru, Jadi Evaluasi untuk SPPG Lain

    21 Mei 2026
  • 02
    Pigai Bantah Label Intoleran untuk Depok, Sebut Tidak Sesuai Fakta Lapangan

    Pigai Bantah Label Intoleran untuk Depok, Sebut Tidak Sesuai Fakta Lapangan

    21 Mei 2026
  • 03
    Cerita Purbaya Batal Berangkat Haji Tahun Ini: “Ya Sedih Nggak Sedih”

    Cerita Purbaya Batal Berangkat Haji Tahun Ini: “Ya Sedih Nggak Sedih”

    21 Mei 2026
  • 04
    Pertamina Sebut Indonesia Masih Simpan Potensi 11 Miliar Barel Minyak

    Pertamina Sebut Indonesia Masih Simpan Potensi 11 Miliar Barel Minyak

    20 Mei 2026