LiputanHot News

Angela Lee Ditahan Kasus Penipuan, Awalnya Cicilan Tas Mewah Lancar

SBTim Redaksi SATU BERITA
17 Agustus 20242 menit baca
Ilustrasi artikel: Angela Lee Ditahan Kasus Penipuan, Awalnya Cicilan Tas Mewah Lancar

Selebgram cantik Angela Lee berurusan dengan hukum karena diduga melakukan penipuan dan penggelapan. Saat ini, Angela Lee sudah ditahan di Polda Metro Jaya setelah dilaporkan korbannya, FI.

Selebgram cantik Angela Lee berurusan dengan hukum karena diduga melakukan penipuan dan penggelapan. Saat ini, Angela Lee sudah ditahan di Polda Metro Jaya setelah dilaporkan korbannya, FI.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan Angela Lee pada awalnya sering melakukan pembelian tas mewah dari FI melalui perantara.

FI pun terus percaya karena Angela Lee tidak pernah bermasalah dengan pembayaran. Angela Lee akhirnya membeli total 15 tas mewah bermerek Louis Vuitton dan Hermes dengan metode cicilan.

"Total ada 15 tas merek Hermes dan merek LV," kata Ade di kantornya, Kamis (15/8). Meskipun demikian, cicilan yang dilakukan Angela Lee ternyata mendadak bermasalah.
Wanita cantik itu diduga melakukan penipuan dan penggelapan sehingga akhirnya dilaporkan ke kepolisian. "Faktanya, dari para pembeli atau end user ini sudah dibayarkan kepada tersangka, tetapi tidak diserahkan tersangka uang ini kepada korban," tutur Ade Ary







Bagikan Berita:
SB

Tim Redaksi SATU BERITA

Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.

Rekomendasi

Baca Juga

Tegas! BGN Hentikan Sementara Operasional Dapur MBG di Pekanbaru, Jadi Evaluasi untuk SPPG Lain

Tegas! BGN Hentikan Sementara Operasional Dapur MBG di Pekanbaru, Jadi Evaluasi untuk SPPG Lain

Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Pekanbaru. Kebijakan ini disebut sebagai langkah tegas sekaligus evaluasi agar seluruh SPPG lain lebih disiplin dalam menjalankan standar operasional.

21 Mei 20261 menit
Baca artikel
Pigai Bantah Label Intoleran untuk Depok, Sebut Tidak Sesuai Fakta Lapangan

Pigai Bantah Label Intoleran untuk Depok, Sebut Tidak Sesuai Fakta Lapangan

Menteri HAM Natalius Pigai menanggapi isu yang menyebut Kota Depok sebagai wilayah intoleran. Ia menegaskan bahwa penilaian tersebut tidak tepat dan tidak mencerminkan kondisi sosial masyarakat secara keseluruhan.

21 Mei 20261 menit
Baca artikel
Info Menarik
taruma4dkaisar4dtoto