Ayah Pembunuhan 4 Anak Kandung Di Vonis Mati

SBTim Redaksi SATU BERITA
18 September 20242 menit baca
Ilustrasi artikel: Ayah Pembunuhan 4 Anak Kandung Di Vonis Mati

Hakim Pengadilan Negeri, Jakarta Selatan memvonis Panca Darmansyah terbukti bersalah melakukan pidana pembunuhan berencana dan melakukan KDRT. Hakim menilai Panca bertindak di luar batas-batas manusiawi.

Hakim Pengadilan Negeri, Jakarta Selatan memvonis Panca Darmansyah terbukti bersalah melakukan pidana pembunuhan berencana dan melakukan KDRT. Hakim menilai Panca bertindak di luar batas-batas manusiawi.

Vonis hakim sama dengan tuntutan jaksa agar Panca Darmansyah dijatuhi hukuman mati atas perbuatannya. Sementara itu, agar terhindar dari hukuman mati, Panca melakukan perlawanan dengan menyatakan banding atas putusan hakim.

Sebelumnya, warga Gang Roman, Jagakarsa, Jakarta Selatan, digegerkan dengan penemuan jasad 4 anak di dalam sebuah rumah kontrakan. Para korban yang masih bocah ini dibunuh oleh ayah kandungnya dengan cara dibekap hingga tidak bernyawa dan dibiarkan di dalam kamar yang terkunci.

Pelaku kemudian berusaha mengakhiri hidup, namun dapat digagalkan. Dalam olah TKP terungkap, motif pembunuhan dipicu kesal dan cemburu dengan istrinya yang memiliki pria idaman lain. Pelaku juga menuliskan beberapa pesan dan curahan hatinya di dalam sebuah laptop pribadi. (Esra Ambarita/Damar Wicaksono/Tri Julianti )

Bagikan Berita:
SB

Tim Redaksi SATU BERITA

Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.

Rekomendasi

Baca Juga

Tegas! BGN Hentikan Sementara Operasional Dapur MBG di Pekanbaru, Jadi Evaluasi untuk SPPG Lain

Tegas! BGN Hentikan Sementara Operasional Dapur MBG di Pekanbaru, Jadi Evaluasi untuk SPPG Lain

Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Pekanbaru. Kebijakan ini disebut sebagai langkah tegas sekaligus evaluasi agar seluruh SPPG lain lebih disiplin dalam menjalankan standar operasional.

21 Mei 20261 menit
Baca artikel
Pigai Bantah Label Intoleran untuk Depok, Sebut Tidak Sesuai Fakta Lapangan

Pigai Bantah Label Intoleran untuk Depok, Sebut Tidak Sesuai Fakta Lapangan

Menteri HAM Natalius Pigai menanggapi isu yang menyebut Kota Depok sebagai wilayah intoleran. Ia menegaskan bahwa penilaian tersebut tidak tepat dan tidak mencerminkan kondisi sosial masyarakat secara keseluruhan.

21 Mei 20261 menit
Baca artikel
Info Menarik
dynasty4dtotokaisar4dtoto