Diburu!!Link Video Mesum Siswi di Martapura , Ternyata Ada Dua Video Berdurasi 4 Menit!

SBTim Redaksi SATU BERITA
11 Oktober 20243 menit baca
Ilustrasi artikel: Diburu!!Link Video Mesum Siswi di Martapura , Ternyata Ada Dua Video Berdurasi 4 Menit!

Banjar - Publik kembali dihebohkan dengan munculnya video berdurasi penuh 3 menit 40 detik yang melibatkan pelajar dari Martapura. Berdasarkan informasi dari media sosial, video tersebut menunjukkan seorang siswa SMP yang berasal dari Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

Banjar - Publik kembali dihebohkan dengan munculnya video berdurasi penuh 3 menit 40 detik yang melibatkan pelajar dari Martapura. Berdasarkan informasi dari media sosial, video tersebut menunjukkan seorang siswa SMP yang berasal dari Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

Ternyata, bukan hanya satu, tapi ada dua video tidak senonoh. Yang pertama berdurasi sekitar 36 detik, memperlihatkan dua remaja dengan seragam batik dari salah satu SMP di Martapura. Mereka tampak terlibat dalam tindakan dewasa di sebuah kamar.

Sedangkan video kedua memiliki durasi 3 menit 40 detik dan menampilkan dua pelajar yang sedang melakukan hubungan intim. Mereka berdua mengenakan seragam pramuka lengkap, termasuk masih memakai kaos kaki sekolah.

Dalam rekaman video, tampak dua siswa mengenakan seragam batik sekolah dan juga seragam Pramuka lengkap. Berdasarkan video yang tersebar, kejadian tersebut melibatkan siswa dari Martapura dan terjadi di luar area sekolah.

Berdasarkan informasi yang didapat, video viral berdurasi 3 menit penuh dari siswa Martapura itu direkam di sebuah kamar dengan latar kasur. Setelah video tersebut tersebar, banyak pengguna internet yang mencoba mencari tautan lengkapnya dan memberikan berbagai komentar tentang video tersebut.

Video tak senonoh tersebut menjadi viral, dan media pun telah mencoba mengonfirmasi langsung dengan pihak sekolah yang diduga sebagai tempat kedua siswa tersebut bersekolah.

dari institusi tempat siswa tersebut menimba ilmu, yang memilih untuk tidak diungkapkan identitasnya, juga memberikan tanggapan. Dia menjelaskan bahwa pihak sekolah baru mendapatkan informasi tentang kejadian itu pada 20 September 2024.

“Pihak sekolah sudah mengambil tindakan, dan kedua pelajar tersebut tidak lagi bersekolah di sini. Lokasi kejadian ini bukan di sekolah kami,” kata kepala sekolah yang enggan disebutkan namanya kepada awak media dilansir pada Jumat, 11 Oktober 2024.

Bagikan Berita:
SB

Tim Redaksi SATU BERITA

Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.

Rekomendasi

Baca Juga

Tegas! BGN Hentikan Sementara Operasional Dapur MBG di Pekanbaru, Jadi Evaluasi untuk SPPG Lain

Tegas! BGN Hentikan Sementara Operasional Dapur MBG di Pekanbaru, Jadi Evaluasi untuk SPPG Lain

Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Pekanbaru. Kebijakan ini disebut sebagai langkah tegas sekaligus evaluasi agar seluruh SPPG lain lebih disiplin dalam menjalankan standar operasional.

21 Mei 20261 menit
Baca artikel
Pigai Bantah Label Intoleran untuk Depok, Sebut Tidak Sesuai Fakta Lapangan

Pigai Bantah Label Intoleran untuk Depok, Sebut Tidak Sesuai Fakta Lapangan

Menteri HAM Natalius Pigai menanggapi isu yang menyebut Kota Depok sebagai wilayah intoleran. Ia menegaskan bahwa penilaian tersebut tidak tepat dan tidak mencerminkan kondisi sosial masyarakat secara keseluruhan.

21 Mei 20261 menit
Baca artikel
Info Menarik
dynasty4dtotokaisar4dtoto