LiputanHot News

Gagah Palsu: Pajero Pakai Pelat Polisi dan Sirene Asal-asalan Diciduk

SBTim Redaksi SATU BERITA
19 Oktober 20253 menit baca
Ilustrasi artikel: Gagah Palsu: Pajero Pakai Pelat Polisi dan Sirene Asal-asalan Diciduk

Sebuah Pajero ugal-ugalan di Jalan Layang Pasupati viral karena memakai pelat dinas Polri dan sirene. Polres Tasikmalaya Kota menangkap pengemudinya dan memastikan pelat serta sirenenya palsu, sementara pelakunya warga sipil.

Sebuah video di media sosial memperlihatkan Pajero hitam memakai pelat dinas Polri dan menyalakan sirene saat melintas di Jalan Layang Pasupati, Kota Bandung. Aksi kendaraan itu dianggap berbahaya dan membuat publik geram karena terlihat seperti mobil pejabat atau aparat.

Setelah ditelusuri, Polres Tasikmalaya Kota berhasil menemukan dan mengamankan pengemudi serta kendaraan tersebut. Hasil penyelidikan mengungkap:

  • Pengemudi adalah warga sipil, bukan anggota Polri.
  • Pelat dinas yang terpasang adalah replika/palsu.
  • Sirene dan strobo yang digunakan dipasang tanpa izin.
  • Mobil tersebut tidak terdaftar sebagai kendaraan dinas.

Polisi menyita kendaraan, pelat, dan perlengkapan sirene sebagai barang bukti. Pengemudi kini diproses hukum atas penyalahgunaan atribut institusi negara dan pelanggaran lalu lintas.

Kasus ini menuai perhatian luas karena dianggap mencoreng kewibawaan institusi Polri dan membahayakan pengguna jalan lain.

Bagikan Berita:
SB

Tim Redaksi SATU BERITA

Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.

Rekomendasi

Baca Juga

Tegas! BGN Hentikan Sementara Operasional Dapur MBG di Pekanbaru, Jadi Evaluasi untuk SPPG Lain

Tegas! BGN Hentikan Sementara Operasional Dapur MBG di Pekanbaru, Jadi Evaluasi untuk SPPG Lain

Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Pekanbaru. Kebijakan ini disebut sebagai langkah tegas sekaligus evaluasi agar seluruh SPPG lain lebih disiplin dalam menjalankan standar operasional.

21 Mei 20261 menit
Baca artikel
Pigai Bantah Label Intoleran untuk Depok, Sebut Tidak Sesuai Fakta Lapangan

Pigai Bantah Label Intoleran untuk Depok, Sebut Tidak Sesuai Fakta Lapangan

Menteri HAM Natalius Pigai menanggapi isu yang menyebut Kota Depok sebagai wilayah intoleran. Ia menegaskan bahwa penilaian tersebut tidak tepat dan tidak mencerminkan kondisi sosial masyarakat secara keseluruhan.

21 Mei 20261 menit
Baca artikel
Info Menarik
taruma4ddynasty4dtoto