LiputanHot News

Kepala KNKT Terima Black Box Pesawat ATR: Jawaban Teka-Teki Kecelakaan

SBTim Redaksi SATU BERITA
22 Januari 20266 menit baca
Ilustrasi artikel: Kepala KNKT Terima Black Box Pesawat ATR: Jawaban Teka-Teki Kecelakaan

Kepala KNKT Terima Black Box Pesawat ATR: Jawaban Teka-Teki Kecelakaan

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) secara resmi menerima penyerahan kotak hitam atau black box pesawat ATR 42-500 dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas).

Penyerahan benda vital berupa Flight Data Recorder (FDR) dan Cockpit Voice Recorder (CVR) ini dilakukan pada hari keenam operasi SAR. Kepala KNKT, Soerjanto Tjahjono, menegaskan arti vital penemuan dua kotak hitam tersebut.

Soerjanto mengatakan perangkat tersebut menjadi kunci mutlak untuk mengungkap penyebab kecelakaan pesawat tersebut secara akurat.

"Diketemukannya black box ini dimaksudkan adalah untuk menjawab teka-teki apa penyebab dari kejadian tersebut," kata Soerjanto, dalam konferensi pers, Makassar, Kamis (22/1).

Soerjanto merinci Cockpit Voice Recorder (CVR) yang ditemukan memiliki empat saluran rekaman yang mencakup komunikasi pilot dengan ATC, antar pilot, suara kokpit kabin, hingga suara latar (area mic).

"Jadi segala macam suara yang ada di dalam kokpit itu akan terdengar. Dan apa pembicaraan antara kedua pilot ini juga akan terdengar. Nah, itu juga menjadi satu bahan untuk evaluasi," kata Soerjanto.

Sementara itu, Flight Data Recorder (FDR) menyimpan sekitar 88 parameter penerbangan penting seperti ketinggian, kecepatan, arah, posisi pesawat, hingga kinerja mesin.

"Ketinggian, kecepatan, segala macam, yang berisi data penerbangan," ujarnya.

"Jadi sekali lagi, bahwa dengan ditemukan black box ini, teka-teki apa yang terjadi di kecelakaan ini bisa kita ungkap dengan lebih tepat. Jadi kita tidak berdasarkan kira-kira, tapi benar-benar berdasarkan data yang bisa kita pegang keakurasiannya," sambungnya.

Soerjanto mengatakan pihaknya berkomitmen untuk menerbitkan rekomendasi keselamatan segera (immediate recommendation) apabila hasil analisis awal menunjukkan potensi bahaya (hazard) yang masih mengancam operasional penerbangan sejenis saat ini.

"Kalau memang dipandang perlu, tim KNKT akan menerbitkan rekomendasi segera," ujarnya.

Black box yang dievakuasi dari Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel) tersebut selanjutnya akan diperiksa untuk mengungkap penyebab kecelakaan pesawat.

Penyerahan berlangsung di Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar. Black box diserahkan oleh Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI, Mohammad Syafii kepada Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono.

Agenda penyerahan turut dihadiri Wakil Menteri Perhubungan (Wamenhub) Komjen (Purn) Suntana, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko, hingga Kapolda Sulsel Irjen Irjen Djuhandhani Rahardjo

Pesawat carter jenis ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) jatuh di lereng Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu pekan lalu.

Proses pencarian terhadap para korban hingga saat ini masih terus dilakukan tim SAR gabungan hingga kini. Manifes pesawat itu adalah 7 awak penerbangan, dan tiga penumpang. Kini sudah ditemukan delapan jenazah korban, dua diantaranya sudah teridentifikasi.





Bagikan Berita:
SB

Tim Redaksi SATU BERITA

Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.

Rekomendasi

Baca Juga

Tegas! BGN Hentikan Sementara Operasional Dapur MBG di Pekanbaru, Jadi Evaluasi untuk SPPG Lain

Tegas! BGN Hentikan Sementara Operasional Dapur MBG di Pekanbaru, Jadi Evaluasi untuk SPPG Lain

Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Pekanbaru. Kebijakan ini disebut sebagai langkah tegas sekaligus evaluasi agar seluruh SPPG lain lebih disiplin dalam menjalankan standar operasional.

21 Mei 20261 menit
Baca artikel
Pigai Bantah Label Intoleran untuk Depok, Sebut Tidak Sesuai Fakta Lapangan

Pigai Bantah Label Intoleran untuk Depok, Sebut Tidak Sesuai Fakta Lapangan

Menteri HAM Natalius Pigai menanggapi isu yang menyebut Kota Depok sebagai wilayah intoleran. Ia menegaskan bahwa penilaian tersebut tidak tepat dan tidak mencerminkan kondisi sosial masyarakat secara keseluruhan.

21 Mei 20261 menit
Baca artikel
Info Menarik
taruma4ddynasty4dtoto