Pacar Audrey Davis Sudah Ditangkap Kasus Video Syur, Polisi Tengah Dalami 3 Bukti Ini

Pemeran lelaki dalam video syur yang melibatkan anak musisi David Bayu, Audrey Davis telah ditangkap oleh kepolisian Polda Metro Jaya. Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Ade Safri Simanjuntak menjelaskan lelaki berinisial AP tersebut diamankan penyidik di kediamannya di kawasan Cipayung, Jakarta Timur pada Jumat (9/8/2024) malam.
Pemeran lelaki dalam video syur yang melibatkan anak musisi David Bayu, Audrey Davis telah ditangkap oleh kepolisian Polda Metro Jaya.
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Ade Safri Simanjuntak menjelaskan lelaki berinisial AP tersebut diamankan penyidik di kediamannya di kawasan Cipayung, Jakarta Timur pada Jumat (9/8/2024) malam.
Kini AP sudah ditetapkan sebagai tersangka
"Sebagai pemeran pria dan merekam video bermuatan melanggar kesusilaan dan atau pornografi pada tanggal 19 Desember 2022," kata Kombes Ade Safri dalam keterangan tertulis yang diterima awak media pada Senin (12/8/2024).
Bersamaan dengan AP, penyidik turut menyita barang bukti berupa dua unit ponsel, satu unit laptop, serta satu buah flashdisk berisi video syur dengan Audrey Davis.
Selanjutnya barang bukti tersebut akan dikirim ke laboratorium digital forensik untuk diperiksa lebih lanjut.
"Rencana tindak lanjut mengirimkan barang bukti ke lab digital forensik untuk dilakukan pemeriksaan atau uji laboratorium forensik," tuturnya.
Adapun telah terungkap motif dari tersangka AP merekam dan menyebarkan video syur bersama Audrey Davis tersebut. Alasannya ternyata karena rasa sakit hati diputuskan oleh Audrey.
"Motif tersangka menyebarkan adalah karena tersangka sakit hati setelah diputuskan sebagai kekasih oleh saksi AD, sehingga tersangka ingin mempermalukan AD dengan menyebarkan video bermuatan asusila atau pornografi dimaksud," ungkap Kombes Ade Safri.
Di sisi lain, polisi sebelumnya juga sudah menangkap para pelaku penyebaran video syur Audrey Davis. Dua orang pelaku ditangkap di kota yang berbeda.
"Para penyebarnya sudah ditangkap, dua orang beberapa waktu yang lalu di dua kota, yang penyebarnya juga mengambil keuntungan video tersebut dan juga video-video lain," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary dalam konferensi pers beberapa waktu lalu
Tim Redaksi SATU BERITA
Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.
Rekomendasi
Baca Juga
Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Pekanbaru. Kebijakan ini disebut sebagai langkah tegas sekaligus evaluasi agar seluruh SPPG lain lebih disiplin dalam menjalankan standar operasional.
Menteri HAM Natalius Pigai menanggapi isu yang menyebut Kota Depok sebagai wilayah intoleran. Ia menegaskan bahwa penilaian tersebut tidak tepat dan tidak mencerminkan kondisi sosial masyarakat secara keseluruhan.



