
Gelar Demo di Depan DPD PKS, Ikatan Santri Jakarta Minta Suswono Ditangkap Buntut Dugaan Penistaan Agama
Massa mengatasnamakan diri sebagai Ikatan Santri DKI menggelar aksi demonstrasi di depan DPD PKS Jakarta.
Mereka melakukan aksi protes atas pernyataan calon wakil gubernur Jakarta, Suswono yang dianggap menistakan agama.
Adapun penyataan Suswono dianggap sebagai penistaan, yakni janda kaya sebaiknya menikahi pemuda pengangguran layaknya Siti Khadijah menikah dengan Nabi Muhammad.
Ketua Ikatan Santri DKI, Afthon Lubbi, mengatakan pihaknya sangat menyayangkan ada calon pemimpin di Jakarta yang cara berpikirnya kacau dan bisa mengganggu kondisi umat Islam.
“Bagaimana mungkin Nabi Muhammad dianggap pengangguran, dan dijadikan contoh bagi janda-janda untuk menikahi pengangguran? Kami tidak habis pikir,” katanya, di Jakarta, Jumat (22/11/2024).
Kenapa orang seperti itu dipilih jadi calon pemimpin. Apa tidak ada lagi yang lain? Ini jelas-jelas menghina Nabi," katanya menambahkan.
Afthon juga menyebut pernyataan Suswono tidak hanya melukai umat Islam, namun juga merusak citra pemimpin yang seharusnya menjadi panutan masyarakat.
Afthon meminta agar pihak kepolisian agar segera menindaklanjuti pernyataan Suswono
Suswono harus diproses dan dipenjarakan. Jangan sampai dengan ucapan Suswono tersebut akan berdampak kegaduhan antar umat beragama," pungkasnya.
Tim Redaksi SATU BERITA
Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.
Rekomendasi
Baca Juga
Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Pekanbaru. Kebijakan ini disebut sebagai langkah tegas sekaligus evaluasi agar seluruh SPPG lain lebih disiplin dalam menjalankan standar operasional.
Menteri HAM Natalius Pigai menanggapi isu yang menyebut Kota Depok sebagai wilayah intoleran. Ia menegaskan bahwa penilaian tersebut tidak tepat dan tidak mencerminkan kondisi sosial masyarakat secara keseluruhan.



