Lompat ke konten utama
satuberita.news — Berita Terpercaya Indonesia
SBSATUBERITA
  • Berita
  • Redaksi
  • Kontak
SBSATUBERITA

Portal berita Indonesia yang menyajikan liputan nasional, internasional, ekonomi, politik, olahraga, dan teknologi — cepat, jelas, dan terpercaya.

satuberita.news

Kategori

  • Anime
  • Economy
  • Film
  • Game
  • Healthy
  • Horror
  • Hot News
  • Keramat

Informasi

  • Redaksi
  • Kontak
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer

Hubungi Redaksi

[email protected]
Indonesia — Redaksi Digital

© 2026 SATU BERITA. Hak cipta dilindungi.

Syarat LayananPrivasiCookies
  1. blog
  2. viral kecelakaan mercy di surabaya
LiputanHot NewsTrending Topicviral

Viral Kecelakaan Mercy di Surabaya

SBTim Redaksi SATU BERITA
24 Desember 20248 menit baca
Share
Ilustrasi artikel: Viral Kecelakaan Mercy di Surabaya

Viral Kecelakaan Mercy di Surabaya Libatkan 8 Kendaraan, Ini Korban, Penyebab, dan Kronologinya

Terjadi kecelakaan beruntun di Jalan Kenjeran, Surabaya, Jawa Timur (Jatim) pada Senin (23/12/2024).

Kecelakaan ini melibatkan empat mobil dan empat sepeda motor.

Belakangan terungkap kecelakaan ini disebabkan oleh ulah ugal-ugalan sopir Mercedes-Benz, Septian (38), warga Jalan Lebak Arum, Kecamatan Tambaksari, Surabaya.


Salah satu kendaraan roda empat yang menjadi korban ugal-ugalan ini bahkan tercebur ke sungai.

Kapolsek Mulyorejo, Kompol Aspaul Bakti, menjelaskan kejadian bermula ketika Mercedes-Benz yang dikendarai Septian melaju kencang di Pakuwon City dan menabrak kendaraan pertama.

"Setelah tabrak lari, pengemudi panik dan melarikan diri."

"Namun, di Jalan Kenjeran, dia kembali menabrak beberapa kendaraan, termasuk mobil yang tercebur ke sungai," kata Aspaul.

Sementara itu, Kasat Lantas Polrestabes Surabaya AKBP Arif Fazlurrahman mengungkap Septian dalam pengaruh alkohol pada saat mengemudi.


Hal ini terungkap setelah pelaku memberikan pengakuan di Polrestabes Surabaya.

Kadar alkohol dalam tubuh Septian mencapai 0,77 miligram per liter napas atau setara 0,16 gram per 100 mililiter darah.

"Ini sangat tinggi. Dalam kondisi seperti itu, pengemudi kehilangan kendali motorik, perilaku agresif meningkat, dan koordinasi indera terganggu," kata Arif dilansir dari Surya.id.

Kini Septian ditahan di Mapolrestabes Surabaya untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Selain itu, Septian juga bersedia bertanggung jawab atas insiden tersebut.

"Saya salah, Pak. Saya mau tanggung jawab, apa pun saya akan tanggung jawab," ujar Septian kepada polisi.



Akibat kejadian ini, latar belakang Septian pun dikuliti masyarakat.

Septian mengaku bekerja di bidang agen properti saat diinterogasi.

"Saya salah, Pak. apapun saya salah mau tanggung jawab, apapun saya akan tanggung jawab."



Saya salah pak kalau ada yang mati, saya salah pak," ujar Septian sambil terus memukul kepalanya, dilansir dari Twitter (X) @kapital77_news.

Diketahui, kasus ini semakin ramai setelah diketahui ada korban meninggal dunia akibat laka ini.

Korban Laka Mercy

Satu orang dikabarkan tewas dalam insiden ini.

Sementara lima orang lainnya mengalami luka berat.

"Iya, benar (korban meninggal dunia) pagi ini."


Tapi tadi ada korban kritis, cedera kepala berat. Korban luka ada lima, luka berat," kata Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Arif Fazlurrahman, ketika dikonfirmasi, Selasa (24/12/2024).

Korban Meninggal Dunia

  • PN (60) petugas kebersihan

Korban Luka

  • Achmad Gozali : patah tulang bahu kanan, robek kepala kanan, robek punggung kaki kanan.
  • Aisyah Amini : luka robek kaki kanan dan memar kepala belakang
  • Bella Eka dengan luka bengkak kepala dan nyeri paha kanan.
  • Stephanie Sanjaya : luka cedera kepala berat, paru-paru bocor, patah tulang selangka kiri dan rusuk kiri ke delapan patah.

Kronologi

Septian dengan posisi mabuk awalnya menabrak seorang petugas kebersihan.

Tidak sampai di sini, Septian dengan membawa mobil Mercedes itu menabrak mobil Avanza warna putih, Grand Livina silver, Honda Brio kuning.

Lalu ia menabrak empat sepeda motor ketika melarikan diri di sekitar Jalan Raya Kenjeran.


Akibatnya, sebuah kendaraan roda empat tercebur ke sungai.

Septian kini ditahan di Mapolrestabes Surabaya untuk pemeriksaan lebih lanjut. 



Bagikan Berita:
SB

Tim Redaksi SATU BERITA

Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.

Rekomendasi

Baca Juga

Tegas! BGN Hentikan Sementara Operasional Dapur MBG di Pekanbaru, Jadi Evaluasi untuk SPPG Lain
Hot News

Tegas! BGN Hentikan Sementara Operasional Dapur MBG di Pekanbaru, Jadi Evaluasi untuk SPPG Lain

Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Pekanbaru. Kebijakan ini disebut sebagai langkah tegas sekaligus evaluasi agar seluruh SPPG lain lebih disiplin dalam menjalankan standar operasional.

21 Mei 20261 menit
Baca artikel
Pigai Bantah Label Intoleran untuk Depok, Sebut Tidak Sesuai Fakta Lapangan
Hot News

Pigai Bantah Label Intoleran untuk Depok, Sebut Tidak Sesuai Fakta Lapangan

Menteri HAM Natalius Pigai menanggapi isu yang menyebut Kota Depok sebagai wilayah intoleran. Ia menegaskan bahwa penilaian tersebut tidak tepat dan tidak mencerminkan kondisi sosial masyarakat secara keseluruhan.

21 Mei 20261 menit
Baca artikel
Info Menarik
Banner promo OasisTogel dengan hadiah togel dan slot onlinekaisar4dtoto

Daftar Isi

  • Korban Laka Mercy
  • Kronologi

Berita Terkini

  • 01
    Tegas! BGN Hentikan Sementara Operasional Dapur MBG di Pekanbaru, Jadi Evaluasi untuk SPPG Lain

    Tegas! BGN Hentikan Sementara Operasional Dapur MBG di Pekanbaru, Jadi Evaluasi untuk SPPG Lain

    21 Mei 2026
  • 02
    Pigai Bantah Label Intoleran untuk Depok, Sebut Tidak Sesuai Fakta Lapangan

    Pigai Bantah Label Intoleran untuk Depok, Sebut Tidak Sesuai Fakta Lapangan

    21 Mei 2026
  • 03
    Cerita Purbaya Batal Berangkat Haji Tahun Ini: “Ya Sedih Nggak Sedih”

    Cerita Purbaya Batal Berangkat Haji Tahun Ini: “Ya Sedih Nggak Sedih”

    21 Mei 2026
  • 04
    Pertamina Sebut Indonesia Masih Simpan Potensi 11 Miliar Barel Minyak

    Pertamina Sebut Indonesia Masih Simpan Potensi 11 Miliar Barel Minyak

    20 Mei 2026