Bupati Aceh Timur Sebut Warga Terdampak Banjir Dua Hari Tanpa Makan

· 2 min read
dynasty4dtoto-gifoasistogel-gif
Banjir Aceh Timur: Warga Dua Hari Tak Makan, Bupati Sebut Kondisi Mendesak

Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, mengungkapkan kondisi darurat yang menimpa warganya akibat banjir yang telah berlangsung selama delapan hari terakhir. Ia menyebutkan, banyak warga yang dua hari dua malam tidak makan karena kehabisan beras di lokasi pengungsian. "Beras sementara saya ambil di salah satu pabrik di Darul Aman, Aceh Timur. Ini segera kami distribusikan ke daerah yang bisa kami jangkau,” ujar Iskandar, Minggu (30/11/2025).

Bupati juga menyampaikan bahwa bantuan 200 ton beras yang diminta ke Badan Logistik Nasional (Bulog) belum tiba di Aceh Timur. Kondisi lapangan semakin sulit karena beberapa titik terdampak banjir dan longsor belum bisa dijangkau. Di Kecamatan Peunaron Lokop, misalnya, lima desa tenggelam dan pengungsi di perbukitan mengalami kelaparan.

“Kami kerahkan semua kekuatan di Aceh Timur. Namun mohon maaf, belum bisa terjangkau seluruhnya karena longsor dan banjir terparah di Simpang Madat, Ulim, Pante Bidari belum bisa dijangkau,” jelas Iskandar. Ia menambahkan, listrik padam, sinyal dan internet lumpuh total sehingga akses informasi sangat terbatas. “Kami hanya bisa akses informasi di Idi dengan bantuan internet Starlink,” pungkasnya.

Saat ini, banjir juga melanda Kabupaten Aceh Timur, Kota Lhokseumawe, Kabupaten Bireuen, Kota Langsa, Pidie, Pidie Jaya, dan Kabupaten Aceh Utara. Pemerintah daerah terus berupaya menyalurkan bantuan dan menjangkau wilayah terdampak meski menghadapi keterbatasan logistik dan medan yang sulit.

Masyarakat diminta bersabar sementara upaya evakuasi dan distribusi bantuan dilakukan secara bertahap untuk menjangkau seluruh pengungsi yang membutuhkan.

Logo
Copyright © 2025 Satu Berita. All rights reserved.