Kecelakaan maut terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, Jumat (1/5/2026). Kereta api Argo Bromo Anggrek menabrak sebuah mobil minibus yang membawa rombongan pengantar jemaah haji.
Menurut informasi awal, mobil tersebut melintasi rel saat kondisi sekitar memiliki jarak pandang terbatas. Di saat bersamaan, kereta melaju dengan kecepatan tinggi sehingga tabrakan tidak dapat dihindari. Benturan keras menyebabkan mobil ringsek parah dan terpental dari jalur rel.
Akibat kejadian ini, empat orang meninggal dunia di lokasi, sementara lima orang lainnya mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan.
Petugas kepolisian bersama pihak terkait segera melakukan evakuasi korban serta olah tempat kejadian perkara. Dugaan sementara, kecelakaan dipicu oleh tidak adanya palang pintu di perlintasan, kondisi lingkungan yang tertutup, serta kurangnya kewaspadaan saat melintas.
Insiden ini kembali menjadi sorotan terkait masih banyaknya perlintasan kereta api tanpa pengamanan di berbagai daerah. Pemerintah daerah diharapkan segera melakukan evaluasi dan meningkatkan keselamatan di titik-titik rawan kecelakaan.
source: iNews, Gelora Info



